Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

UMSU dan Holding Perkebunan Nusantara Jalin Kerja Sama Pendidikan, Dukung Program Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Johan Panjaitan • Minggu, 18 Mei 2025 | 12:15 WIB
KERJA SAMA: Prof Dr Agussani MAP (kiri) dan Dr Mohammad Abdul Ghani menandatangani naskah kerja sama. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)
KERJA SAMA: Prof Dr Agussani MAP (kiri) dan Dr Mohammad Abdul Ghani menandatangani naskah kerja sama. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

MEDAN-Holding Perkebunan Nusantara bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil komoditi perkebunan berupa kelapa sawit, karet, tebu, teh, kopi, kakao dan tembakau. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) merupakan Holding Perkebunan Nusantara tersebut.

Holding Perkebunan Nusantara hadir di 24 provinsi di tanah air dengan memiliki 80 ribu tenaga kerja tetap dan 100 petani plasma. Saat ini terdapat 559 ribu hektar kebun kelapa sawit dengan 75 pabrik, 209 ribu hektar kebun plasma, 187 ribu kebun tebu dengan 36 pabrik, 101 ribu hektar kebun karet serta 31 ribu hektar kebun kopi, teh dan kakao dengan 37 pabrik.

Struktur Holding Perkebunan Nusantara sesudah integritas memiliki tiga sub-holding yakni PalmCo, SugarCo dan PTPN1. Sebagaimana UU Nomor 18 Tahun 2003, PTPN hadir sebagai instrumen negara dalam program revitalisasi industri gula nasional dan hilirisasi industri kelapa sawit serta program percepatan swasembada gula nasional dan penyediaan bioetanol sebagai bahan bakar nabati.

Melalui kerja sama yang ditandatangani di Auditorium UMSU, Sabtu (17/5), Holding Perkebunan Nusantara pun membuka kesempatan pada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk berkolaborasi dan bersinergi.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dr Mohammad Abdul Ghani kepada Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP beserta sivitas akademika juga memberikan kesempatan pada alumni UMSU untuk dapat bergabung menjadi tenaga kerja tetap, riset dan program lainnya.

Didampingi para staf, Dr Mohammad Abdul Ghani memotivasi mahasiswa untuk meraih sukses dengan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di kampus. Disebutkan direktur utama, lulusan UMSU telah ada yang berkiprah di PTPN.

Menurut dia, pendidikan perguruan tinggi hanyalah tiket untuk memasuki dunia kerja. "Output interaksi perguruan tinggi berupa cara berpikir logis, analitis, open mind, penalaran, realistis, rasional dan sistematis. Kemudian pengetahuan dari bangku kuliah dan pengembangan sendiri serta kapasitas soft skill membentuk pola pikir, sifat dan kepribadian," katanya.

Sedangkan dalam dunia kerja, lanjut Dr Mohammad Abdul Ghani, bijak berinteraksi dengan atasan, teman dan bawahan di lingkungan kerja. Selanjutnya mentalitas berkelimpahan, kemampuan beradaptasi dan mengembangkan prakarsa inisiatif.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP mengutarakan perguruan tinggi yang dipimpinnya merupakan perguruan tinggi Islam terbaik pertama di dunia. Sebelumnya tahun 2023 berada diposisi lima terbaik dunia dan tahun 2024 berada di posisi tiga terbaik dunia. "Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan semua sivitas akademika UMSU," katanya.

Kerja sama dengan Holding Perkebunan Nusantara, lanjut rektor, menambah jumlah kerja sama dengan berbagai perusahaan lain yang terlaksana dengan baik. Terima kasih, PTPN telah banyak membantu kegiatan praktik magang mahasiswa dan sebagainya.

Rektor pun meminta dukungan dari Holding Perkebunan Nusantara untuk program hilirisasi produk dari karya-karya mahasiswa yang telah berhasil memenangi perlombaan nasional. Ia juga menambahkan produk pengolahan limbah sampah karya sivitas akademika UMSU segera digunakan oleh Pemkab Deliserdang di tiap desa dan kelurahan.

Dalam bidang pertanian, Prof Dr Agussani MAP menambahkan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi lain di Filipina dan Brunei Darussalam. (dmp/han)

Editor : Johan Panjaitan
#umsu #riset #ptpn iii #kerja sama