Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Unpab Gelar Workshop Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Penulisan Tugas Akhir

Johan Panjaitan • Senin, 7 Juli 2025 | 08:40 WIB
UNPAB: Narasumber dan peserta workshop penelitian kuantitatif dan kualitatif penulisan tugas akhir di Unpab.
UNPAB: Narasumber dan peserta workshop penelitian kuantitatif dan kualitatif penulisan tugas akhir di Unpab.

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Magister Ekonomi Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) menggelar workshop metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif penulisan tugas akhir, Sabtu (5/7).

Mengawali workshop disampaikan sambutan oleh Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan MM, Direktur Pascasarjana Unpab Assoc Prof Kiki Farida MSi dan Ketua Program Studi Magister Ekonomi Unpab Assoc Prof Dr E Lia Nazliana Nasution MSi.

Workshop di aula Unpab menghadirkan dua narasumber, yakni Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Medan Dr Paidi MSi dan dosen Magister Ekonomi Unpab Assoc Prof Dr E Rusiadi MSi dengan moderator Dr Dwita Sakuntala MSi.

Dr Paidi MSi memaparkan secara konsep filosofis dari penelitian. Menurutnya, tujuan penelitian untuk melatih berpikir kritis, menerapkan teori dalam dunia nyata dan
memberikan kontribusi pada masyarakat.

Pembuatan judul, lanjut Dr Paidi MSi, harus mewakili atau representatif dari isi penelitian. Buatlah judul yang menarik pembaca dan tidak panjang. Cari ide bisa dari refrensi jurnal internasional
bereputasi.

"Pembuatan latar belakang berdasarkan isu terkini yang banyak dibahas berdasarkan refrensi dari jurnal-jurnal ilmiah bereputasi misal jurnal yang terindeks scopus. Untuk mendapatkan isu-isu terkini bisa dicari dari minimal 10 jurnal bereputasi yang membahas topik yang sama. Lalu lakukan summary dari artikel-artikel tersebut guna mencari celah
penelitian sehingga bisa menghasilkan novelty yang bisa menutup celah penelitian tersebut," sebutnya.

Ketua ISEI Medan menerangkan, bahwa dalam perumusan masalah sebaiknya digunakan kata tanya bagaimana hubungan antar variabel x dengan y? Penulisan tujuan penelitian sejalan dengan rumusan masalah. Penulisan manfaat penelitian harus bisa menjelaskan manfaat secara teoritis maupun praktis. Orisinalitas untuk menghindari plagiarisme.

"Penulisan tinjauan pustaka jangan terlalu panjang. Sebaiknya untuk penulisan tesis sekitar 10-25 lembar.
Tinjauan pustaka ditulis untuk pengambilan hipotesis. Dalam metodologi penelitian, pemilihan teknik analisis disesuaikan dengan apa yang diteliti dan tergantung jenis datanya juga apakah timeseries ataupun panel. Penulisan kesimpulan harus bisa menjawab rumusan masalah," rinci Dr Paidi MSi.

Sementara itu Assoc Prof Dr E Rusiadi MSi memberikan pemaparan materi secara teknikal. Mahasiswa harus melakukan penelitian disesuaikan dengan tema riset dosen
pembimbing atau harus sesuai dengan kepakaran dosen dan roadmap penelitian dosen.

Perbedaan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif? Assoc Prof Dr E Rusiadi MSi menyebut bahwa penelitian kualitatif konsepnya adalah tidak berdasarkan teori yang relevan. Ketika terjadi fenomena masalah, peneliti bisa langsung turun ke lapangan.

"Menyusun daftar pertanyaan untuk
wawancara dengan responden. Setelah data di lapangan terkumpul, lalu dilakukan pengolahan data dan pada akhirnya temuan dilapangan digunakan untuk membentuk suatu usulan teori baru," kata dosen Magister Ekonomi Unpab tersebut.

Ia juga menjelaskan tentang responden yang diklasifikasikan kedalam beberapa tingkatan yang mewakilinya. Misal pengambil kebijakan, praktisi, akademisi dan masyarakat. Penelitian kualitatif membutuhkan waktu yang lama menggunakan mix method. Ada juga kelemahan dari metode kualitatif, yaitu susah untuk digeneralisasi.

Dalam workshop ini, Assoc Prof Dr E Rusiadi MSi juga menjelaskan tentang teknologi AI yang bisa membantu untuk menemukan tema penelitian. Gunakan SJR Scimago untuk merating jurnal internasional bereputasi sesuai dengan tema penelitian. Setelah mendapati list jurnal terbaik, maka langsung bisa menuju ke jurnal tersebut untuk mendapatkan refrensi penelitian.

"Lalu dari beberapa artikel yang akan dijadikan refrensi, di copy paste ke Chat GPT untuk membantu meringkas dan menemukan gap hasil penelitian. Setelah gap ditemukan maka peneliti bisa mengisi celah gap yang disebut dengan novelty penelitian," ujarnya.

Metode berikutnya untuk mencari tema bisa melalui sumber data yang tersedia. Misal
CEIC data. Dengan copy data yang didapat, kata Assoc Prof Dr E Rusiadi MSi, lalu meminta bantuan chat GPT
menginterpretasikan mencari fenomena masalah yang terjadi sesuai dengan data.

"Setelah hal ini dilakukan maka selanjutnya bisa mencari tema penelitian. Penentuan judul penelitian sebaiknya dilakukan setelah mendapatkan data," kata dosen Magister Ekonomi Unpab.

Pada sesi tanya jawab, dua peserta workshop yakni Yeni (dosen Universitas Amir Hamzah) dan Alexander (mahasiswa Magister Ekonomi Unpab) menyampaikan pertanyaan tentang cara menentukan alat ukur penelitian kualitatif,
kendala dan cara menganalisis hasil dari penelitian kualitatif. Pertanyaan lain berkaitan tentang cara mengisi ataupun mengatasi data kosong, menentukan orisinalitas, menemukan novelty dan mengisi kekosongan celah penelitian. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#tugas akhir #workshop #metodologi #UNPAB #penelitian