Sumutpos.jawapos.com-Mahasiswa dan dosen Institut Teknologi Del berkolaborasi melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) untuk menghadirkan inovasi yang mendukung komunitas agribisnis CapCapung.
Inovasi ini muncul dari keprihatinan atas minimnya ruang interaksi bagi pelaku usaha pertanian, peternakan, perikanan dan UMKM yang selama ini hanya mengandalkan media sosial satu arah seperti YouTube, Instagram dan TikTok.
Model komunikasi pasif ini membuat pemilik usaha dan pengelola CapCapung hanya mampu membagikan konten edukasi, sementara anggota komunitas tidak memiliki ruang cukup untuk berbagi pengalaman, berdiskusi atau memberi solusi. Akibatnya, banyak pengetahuan serta kisah inspiratif dari petani, peternak dan pelaku usaha lain yang tidak terdokumentasi maupun tersebar luas.
Menjawab kondisi tersebut, CapCapung menggandeng Institut Teknologi Del melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Dengan keunggulan di bidang teknologi informasi, dosen dan mahasiswa IT Del berperan menghadirkan solusi digital yang menjawab kesenjangan komunikasi komunitas.
Kolaborasi ini bukan hanya memberi pendampingan bagi tim CapCapung, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan merancang solusi nyata sekaligus memahami tantangan di lapangan.
Sebagai solusi, Tim PKM IT Del merancang sistem informasi CapCapung (https://www.capcapungofficial.com/) yang mendorong anggota komunitas lebih aktif berbagi. Melalui sistem informasi CapCapung, pengguna dapat mengunggah artikel, video dan blog seputar pertanian maupun peternakan, sekaligus membaca konten edukasi serta berdiskusi dengan anggota lain.
Berbeda dengan media sosial yang cenderung satu arah, sistem informasi CapCapung menghadirkan komunikasi dua arah yang inklusif, terstruktur dan berkelanjutan sehingga informasi dan pengalaman komunitas dapat terdokumentasi dengan baik serta mudah diakses.
Diseminasi hasil PKM dilakukan bersama Puka Simbolon (pengurus CapCapung) dan Grasius (perwakilan anggota CapCapung), Sabtu (9/8) secara daring melalui zoom. Dalam sesi ini, tim mahasiswa memaparkan latar belakang, menjelaskan fitur utama, sekaligus mendemonstrasikan penggunaan sistem informasi CapCapung.
Peserta tampak antusias mencoba langsung, mengajukan pertanyaan, serta memberi masukan untuk pengembangan selanjutnya. Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi kesenjangan informasi di komunitas CapCapung. Melalui platform tersebut, pengetahuan dan pengalaman yang sebelumnya hanya beredar di lingkup kecil kini dapat diakses seluruh anggota, bahkan berpotensi menjangkau masyarakat luas.
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama antara dosen pembimbing, teaching assistant dan mahasiswa IT Del yang terlibat. Dosen dan teaching assistant terdiri: Susi Eva Maria Purba, S.Kom., M.Cs, Junita Amalia, S.Pd., M.Si, Sarah Rosdiana Tambunan, S.Kom., M.Cs, Chandro Pardede, S.Kom., M.Sc, Yessi Sovranita Pangaribuan, S.Kom dan Siska Romaito Manullang, S.Kom.
Sedangkan para mahasiswa terdiri: Yohana Natalia Siahaan, Jesica Angreni M. Siburian, Ruben MJ Sianipar, Ruth Septiana Simanullang dan Jufourlisa Sirait. (dmp)