Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Rektor Unimuda Sorong Kunjungi Pembangunan Gedung Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah

Juli Rambe • Jumat, 29 Agustus 2025 | 08:00 WIB
KAMPUS TERPADU: Dr Rustamadji MSi (kiri) bersama Prof Dr Agussani MAP meninjau kampus terpadu UMSU. (Dok: Istimewa for Sumut Pos)
KAMPUS TERPADU: Dr Rustamadji MSi (kiri) bersama Prof Dr Agussani MAP meninjau kampus terpadu UMSU. (Dok: Istimewa for Sumut Pos)

 

SUMUT POS- Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong (Unimuda) Dr Rustamadji MSi menyampaikan komitmen untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan gedung auditorium di Kampus Terpadu UMSU. 

Di Kampus Terpadu UMSU yang sedang dalam tahap pembangunan, akan menjadi tempat pelaksanaan muktamar ke-49 Muhamadiyah dan Aisyiyah tahun 2027.

Komitmen Dr Rustamadji MSi disampaikan saat mengunjungi lokasi pembangunan auditorium dan sport hall Kampus Terpadu UMSU di Deliserdang, Rabu (27/8/2025) sore. 

”Kalau setiap tiang beton ini dibagi habis dengan lebih seratus PTMA, maka semuanya akan bisa selesai. Artinya, keroyokan ala PTMA diharapkan dapat meringankan beban UMSU dalam melakukan percepatan penyelesaian pembangunan,” tegas Dr Rustamadji MSi.

Biaya pembangunan fasilitas muktamar berupa gedung auditorium berkapasitas 6.500 orang dan sport hall berkapasitas 2.500 orang ini senilai Rp 350 miliar. Saat ini progress pembangunan auditorium mencapai 21 persen. Sedangkan sport hall pada tahan persiapan lahan.

Dr Rustamadji MSi didampingi Prof Dr Agussani MAP (rektor UMSU yang juga ketua Panitia Daerah muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah) melihat dari dekat pekerjaan yang sedang dilakukan. 

”Ini adalah langkah yang luar biasa. Pasti akan diikuti dengan proses yang juga luar biasa. Saya yakin akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa juga,” katanya.

Dr Rustamadji MSi juga mengapresiasi rektor UMSU yang membangun kampus terpadu tidak dilandasi dengan 'latar belakang' tapi dengan latar depan' sehingga akan ada keindahan, ada prestasi dan ada yang luar biasa. 

Ia pun menegaskan harapan agar para rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) harus lebih hebat dari rektor perguruan tinggi negeri. Rektor PTMA harus berani melakukan hal-hal yang tidak dilakukan perguruan tinggi negeri. Ada ratusan perguruan tinggi yang akan selalu berkolaborasi.

Kunjungan Rektor Unimuda Sorong di kawasan pembangunan fasilitas muktamar ke-49 juga diwarnai dengan penanaman pohon durian varitas black thorn. Ada sekitar 100 pohon durian unggul yang akan menghijaukan kawasan seluas 25 hektar itu.

Prof Dr Agussani MAP mengapresiasi rektor Unimuda Sorong yang hadir di Medan. Ditegaskannya, kerja sama dan dukungan semua perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah akan menaikkan 'adrenalin' dalam menyelesaikan pembangunan fasilitas muktamar. (dmp/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Universitas muhammadiyah sorong #umsu #Gedung muktamar