SUMUT POS- Sebanyak 200 mahasiswa baru Fakultas Sain dan Teknologi Universitas Prima Indonesia (Fast Unpri) Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Sabtu (13/9).
Mahasiswa baru Fast Unpri ini berasal dari tujuh program studi yakni teknik informatika, sistem informasi, teknik industri, teknik elektro, teknik arsitek, rekayasa sipil dan desain komunikasi visual. PKKMB juga dijadikan wadah bersilaturahim dosen dengan mahasiswa dan antar-mahasiswa.
Dekan Fast Unpri Prof Ir Bhakti Alamsyah MT PhD mengatakan Fast merupakan satu dari delapan fakultas di Unpri. Fakultas lain adalah fakultas agroteknologi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, fakultas kedokteran serta kedokteran gigi dan ilmu kesehatan. Terdapat juga fakultas keperawatan dan kebidanan, fakultas hukum, fakultas ekonomi dan fakultas psikologi.
Ditegaskannya, Fast Unpri berkomitmen mencetak lulusan yang terampil, profesional dan mampu bersaing di tingkat internasional. Hal ini sesuai dengan visi menjadi fakultas yang unggul dalam bidang technopreneurship yang inovatif, adaptif dan berdaya saing internasional pada tahun 2030.
Misi untuk mewujudkan visi Fast Unpri yang saat ini mendidik hampir dua ribu mahasiswa, menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran dengan sistem kurikulum nasional dan internasional untuk menghasilkan lulusan yang mampu dibidang technopreneurship yang inovatif dan adaptif. Kemudian melaksanakan riset dan publikasi dalam bidang sains dan teknologi serta berperan aktif dalam pelayanan kepada masyarakat pada bidang sosial dan teknologi.
"Keberadaan Fast Unpri bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu dibidang technopreneurship yang inovatif dan adaptif serta menghasilkan riset dan publikasi bidang teknologi dan ilmu komputer," katanya.
Tujuan berikutnya adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam pelayanan bidang teknologi dan ilmu komputer serta menghasilkan berbagai kerja sama untuk meningkatkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Keunggulan Fast Unpri mendukung bidang kesehatan dalam inovasi dan daya saing global mencakup data science and artificial intelligence for healthcare, sistem informasi kesehatan serta healthcare supply chain and sustainable innovation.
Keunggulan lainnya adalah elektro medis dan robotik kesehatan, personal branding healthcare, healthcare architecture serta digitalisasi mitigasi bencana dan rekayasa lingkungan.
"Kuliah bukan sekadar mengejar nilai tapi membangun karakter dan masa depan. Jangan takut salah karena dari kegagalan kita belajar menjadi lebih kuat," kata dekan.
Disampaikan pula agar mahasiswa menikmati masa kuliah. Namun jangan terlena (atur waktu antara akademik, organisasi dan istirahat).
Belajar bisa juga dari pengalaman dan pergaulan.
"Jadilah mahasiswa yang haus ilmu, bukan hanya pemburu ijazah. Hormati dosen dan sesama karena sikap baik membuka pintu rezeki," ujar Prof Ir Bhakti Alamsyah MT PhD.
Untuk masa depan, kata dekan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) itu penting. Tapi skill, attitude relasi juga menentukan masa depanmu. Bangunlah jaringan pertemanan karena siapa tahu teman kuliahmu kelak menjadi rekan kerjamu. "Setiap orang punya waktunya untuk bersinar, fokuslah pada prosesmu sendiri. Satu-satunya yang tidak pernah berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri," katanya. (dmp/ram)
Editor : Juli Rambe