Sumutpos.jawapos.com-Rektor Universitas Haji Sumatera Utara Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD mewisuda 243 lulusan di Tiara Convention Medan pada awal Oktober 2025. Dalam kesempatan ini lulusan terbaik Universitas Haji Sumatera Utara mendapat penghargaan.
Wisuda dihadiri Kabag Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Ahmad Subhan SE, Kepala Dinas Kesehatan Provsu HM Faisal Hasrimy AP MAP dan Sekretaris Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Supriyanto SP MSi.
Ketiga tokoh pada acara wisuda bertema 'Tabur Gagasan, Petik Perubahan dan Raih Harapan' memberi apresiasi terhadap kemajuan dan peran universitas serta ucapan selamat wisuda kepada para lulusan Universitas Haji Sumatera Utara.
Turut hadir ketua dan anggota Yayasan Pendidikan Haji Sumatera Utara dr HMP Siregar, dr H Masroel Siregar, dr H Fatni Sulani dan Dr Hj Masdalifa Pasaribu SKep Ns SKM MKes, Kepala SMK Kesehatan Haji Sumatera Utara Farid Hidayat Siregar, SKep Ns MKM. Hadir juga pimpinan PPNI, IBI, AIPNI, AIPVIKI, AIPKIND, IAI, FAFI dan IAKMI serta pimpinan rumah sakit, Puskesmas dan klinik Kota Medan.
Wisuda diikuti lulusan program studi profesi ners, sarjana keperawatan, sarjana kebidanan, sarjana farmasi, sarjana ilmu kesehatan masyarakat, pendidikan guru, sarjana manajemen, sarjana hukum, ahli madya keperawatan dan ahli madya kebidanan.
Rektor Universitas Haji dalam wisuda ke-38 dalam pidato wisuda menabur gagasan, petik perubahan dan raih harapan. "Inilah bentuk tanggung jawab Universitas Haji Sumatera Utara kepada bangsa dan negara Indonesia, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing di era society 5.0," kata rektor.
Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD mengutarakan bahwa saat ini adalah era dengan harapan kualitas hidup lebih baik. "Masyarakat terintegrasi dengan teknologi tinggi (robot), big data (Facebook, Youtube, dll) dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan internet of things berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan," jelasnya.
Universitas Haji Sumatera Utara, terang rektor, berawal dari sebuah Akademi Keperawatan Rumah Sakit Haji Medan didirikan pada 19 Juli 1994. Kemudian berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rumah Sakit Haji Medan tahun 2008.
STIKes Rumah Sakit Haji Medan selanjutnya bergabung dengan STIKes Nurliana membentuk Universitas Haji Sumatera Utara sejak tahun 2020. Perguruan tinggi ini memiliki visi menjadi universitas yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, berjiwa entrepreneurship berdasarkan Nilai-nilai Islami ditingkat nasional dan internasional pada tahun 2045.
Rektor mengutarakan bahwa Universitas Haji Sumatera Utara melaksanakan proses pembelajaran secara harmonis, amanah, jujur dan inovatif antara lain dengan menjalankan nilai Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship (IPE) serta mengembangkan soft skill moral Islami.
Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD menambahkan bahwa semua program studi sudah terakreditasi baik dan baik sekali. "Semoga kedepan akan meningkat menjadi unggul," harap rektor.
Baca Juga: 13 Korban Meninggal Dunia dari Bangunan Ambruk Ponles Al Khoziny Sidoarjo
Kepada para lulusan, rektor meminta terdapat empat perubahan yang harus diteladani. "Perubahan dalam penampilan serta perubahan struktur yang lebih dewasa dan matang menghadapi masalah," rincinya.
Selanjutnya perubahan pergerakan dengan mobilitas yang tinggi dan jaringan yang luas serta perubahan fokus dengan membangun masa depan yang lebih baik. "Jangan lupakan almamater, miliki skill yang layak jual, berbakti pada orangtua serta selalu bekerja keras, cerdas dan tuntas," harap rektor. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan