JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Tes kemampuan akademik (TKA) sebagai pengganti ujian nasional (UN) resmi dimulai besok (3/11). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan bahwa sejumlah daerah sudah siap menyelenggarakan TKA.
Secara nasional, lebih dari 3,5 juta siswa bakal mengikuti TKA. Di Jawa Timur saja, misalnya, tercatat 390.186 siswa dari 4.323 sekolah siap menjalani TKA secara serentak pada 3–6 November.
Di antara jumlah itu, 3.026 sekolah akan melaksanakan TKA secara daring penuh. Sementara 1.297 sekolah lainnya menggunakan sistem semi-daring karena menyesuaikan dengan kondisi jaringan di wilayah kepulauan.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Aries Agung Paewai mengimbau para siswa mempersiapkan diri dengan baik dan tidak meremehkan ujian. Dia menjelaskan, hasil TKA akan digunakan sebagai validator nilai rapor dalam seleksi nasional berdasar prestasi (SNBP).
’’Jadi, dapat memperkuat objektivitas penilaian sekolah,’’ katanya kemarin (1/11).
Aries berharap TKA dapat memberikan pengalaman berharga bagi siswa. Sekaligus menjadi penilaian mutu pendidikan di daerah. Dari sisi teknis, dia memastikan PLN mendukung penuh pelaksanaan ujian tersebut. Khususnya menjamin pasokan listrik dan jaringan internet tetap stabil, terutama di daerah terpencil.
TKA juga diselenggarakan di madrasah aliyah (MA) di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Kemenag memastikan seluruh MA sudah siap mengikuti TKA.
’’Pada 2025 ini dimulai (penyelenggaraan) TKA pengganti UN,’’ kata Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno dalam ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) 2025 di Kabupaten Bogor kemarin.
Dia menyampaikan, Kemenag sudah menyiapkan dua aspek terkait dengan penyelenggaraan TKA. ’’Pertama tentu penyiapan kompetensi anak-anak. Sebab, TKA ini sebenarnya proses ujian yang layaknya ujian-ujian sebelumnya, hanya dengan mekanisme terbaru,’’ tuturnya.
’’Selanjutnya, kami juga menyediakan pembaruan alat-alat untuk mendukung TKA,’’ tambah dia. (jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan