Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

FISIP UMTS dan FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu Lakukan Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi

Juli Rambe • Jumat, 23 Januari 2026 | 20:52 WIB
KERJA SAMA: FISIP Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi menjalin kerja sama dengan FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu. (Dok: istimewa)
KERJA SAMA: FISIP Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi menjalin kerja sama dengan FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu. (Dok: istimewa)

 

SUMUT POS- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FISIP UMTS, Dr. Nurhamidah Gajah, S.Sos., M.AP, dan Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Juliana Kurniawati, M.Si, di sela sela kegiatan Kongres Forum Dekan FISIP Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), di Kampus Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Jumat, (22/1/2026).

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program strategis, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi penelitian, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan kedua institusi.

Dekan FISIP UMTS, Dr. Nurhamidah Gajah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam membangun sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

“Kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk saling mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kami berharap ada pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi riset yang memberi manfaat nyata bagi kedua institusi,” ujar Nurhamidah.

Senada dengan itu, Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr. Juliana Kurniawati, mengatakan bahwa kolaborasi antar fakultas merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi saat ini.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun kolaborasi yang berkelanjutan, tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam penguatan kapasitas kelembagaan dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari forum komunikasi FISIP Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Dalam kesempatan itu, para dekan FISIP PTMA sepakat untuk terus memperkuat jejaring nasional.

“Melalui forum dekan FISIP PTMA ini, saya berharap akan terbangun kolaborasi yang lebih luas di seluruh Indonesia. Kita tidak bersaing, tetapi bersinergi untuk kemajuan bersama,” tambah Dr. Nurhamidah.

Kerja sama antara FISIP UMTS dan FISIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu diharapkan mampu menjadi model sinergi antar fakultas dalam lingkungan PTMA, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Dalam kegiatan Kongres tersebut, Forum Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) resmi menetapkan Prof. Dr. Evi Satispi, SP., M.Si sebagai nakhoda baru. Prof. Evi saat ini menjabat sebagai Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Pemilihan tersebut berlangsung dalam forum resmi yang dihadiri para dekan FISIP dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia. Proses pemilihan berjalan secara musyawarah dan mufakat, mencerminkan semangat kolektif dan kebersamaan di lingkungan akademik Muhammadiyah.

Terpilihnya Prof. Dr. Evi Satispi diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-FISIP Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, khususnya dalam pengembangan Tridharma perguruan tinggi, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan peran FISIP dalam menjawab tantangan sosial dan kebangsaan.

Sebagai akademisi dan pimpinan fakultas, Prof. Evi dikenal aktif dalam pengembangan kebijakan pendidikan tinggi serta kajian ilmu sosial dan politik. Kepemimpinannya diharapkan mampu membawa Forum Dekan FISIP Perguruan Tinggi Muhammadiyah menjadi lebih solid, progresif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Forum Dekan FISIP Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah merupakan wadah koordinasi dan kolaborasi antar-fakultas dalam rangka memperkuat peran institusi pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah di tingkat nasional.(rel/san/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#Universitas Muhammadiyah Bengkulu #Kerja sama pendidikan #Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan