MEDAN, SUMUT POS- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengukuhkan dua guru besar bidang teknik dan pendidikan di Auditorium Kampus Jalan Mukhtar Basri Medan, Jumat (23/1).
Berdasarkan surat keputusan yang dibaca Wakil Rektor I UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum kedua guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Suwarno, M.T (guru besar teknik energi terbarukan) dan Prof. Dr. Indra Prasetia, M.Si (guru besar manajemen pendidikan).
Pengukuhan ini menambah jumlah guru besar UMSU menjadi 27 profesor. Pengukuhan ini mempertegas komitmen UMSU dalam mendorong riset, inovasi dan transformasi pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP mengatakan pengukuhan guru besar merupakan hal istimewa karena memiliki makna strategis bagi penguatan riset dan inovasi universitas. "Alhamdulillah, menjadi university riset dan inovasi menjadi cita-cita kita bersama. Roadmap UMSU 2028-2033 bukan sekadar mimpi, tetapi mimpi bersama yang sedang kita wujudkan," tegas rektor.
Prof. Dr. Agussani, M.AP berharap orasi ilmiah para guru besar yang dikukuhkan terkait energi terbarukan dan manajemen kepemimpinan tidak hanya konsep rektor, tapi dapat diimplementasikan dan menghasilkan inovasi nyata.
Pada kesempatan ini, rektor juga menyampaikan perkembangan UMSU menuju world class university yang telah meraih QS Asia peringkat ke-445 dan rencana pembukaan tujuh program studi spesialis di FKIK.
"Target kita tahun ini Pak Kepala LLDikti, setidak-tidaknya membuka tujuh program studi spesialis sudah ada di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMSU. Ini butuh dukungan bersama," ujarnya.
Di Sumut hanya ada dua universitas termasuk UMSU yang mendapat kepercayaan Kemdiktisaintek untuk melakukan akselerasi program studi spesialis kedokteran. Sebelumnya, FKIK UMSU sudah melakukan evaluasi lapangan untuk program studi spesialis ilmu bedah dan paru-paru serta mendapatkan Izin pembukaan program studi kebijakan dan manajemen pajak fakultas ekonomi dan bisnis.
"Kita juga sudah merencanakan untuk membuka fakultas psikologi dan keperawatan. Dengan pembukaan program studi spesialis, kami berazam mendirikan rumah sakit terpadu yang terintegrasi dengan pendidikan, riset dan layanan kesehatan," ungkapnya.
UMSU sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah 2027, lanjut rektor, telah melakukan pembangunan kampus terpadu di Desa Saentis, Deli Serdang. Di kampus tersebut juga terbangun ekosistem berkelanjutan seperti dapur SPPG MBG, perkebunan, peternakan ayam, kolam ikan, pabrik roti dan pabrik air minum.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D mengapresiasi konsistensi dan ketangguhan guru besar yang dikukuhkan. "Dua guru besar hari ini adalah sosok yang konsisten dan tangguh. Ditolak sekali, dua kali, bahkan berkali-kali, tetap berjuang hingga berhasil," sebutnya.
Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D juga menyebut bahwa mandat pemerintah kepada UMSU untuk membuka program studi spesialis di FKIK. "UMSU mendapat mandat membuka program studi spesialis karena akreditasinya unggul. Kalau bisa lebih dari tujuh program studi spesialis yang dibuka,” harapnya.
Guru Besar Teknik Energi Terbarukan UMSU Prof. Dr. Suwarno, M.T menyampaikan orasi ilmiah berjudul Pemanfaatan Energi Terbarukan untuk Masa Depan yang Ramah Lingkungan: Potensi dan Tantangannya. Sedangkan orasi ilmiah Guru Besar Manajemen Pendidikan UMSU Prof. Dr. Indra Prasetia, M.Si berjudul Kepemimpinan Transformasional: Penggerak Strategis Efektivitas Pendidikan.
Acara ini dihadiri Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Ali Imran Sinaga, M.Ag, Bendahara PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Muhammad Qorib, MA, Ketua PW Aisyiyah Sumut Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag, Staf Ahli Rektor UMSU Prof. Dr. Ibrahim Gultom, M.Pd dan senat universitas. Turut hadir
Prof. Ir. Surya Hardi, Ms, Ph.D dan Prof. Dr. Ir. Ilmi, M.Sc, pimpinan pascasarjana dan fakultas serta undangan lainnya. (dmp/ram)
Editor : Juli Rambe