Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

SMK Swasta Arina Sidikalang Lepas 128 Siswa, Siap Menatap Dunia Kerja dan Pendidikan Tinggi

Johan Panjaitan • Selasa, 5 Mei 2026 | 15:30 WIB
Ketua Pengurus Yayasan SMK Swasta Arina Sidikalang, Sabam Sibarani dan Ketua Yayasan, Lestina Sinaga serta Kepala Sekolah, Herman Kurniawan Sitorus diabadikan bersama orangtua dan siswa berprestasi saat pelepasan, Selasa (5/5/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
Ketua Pengurus Yayasan SMK Swasta Arina Sidikalang, Sabam Sibarani dan Ketua Yayasan, Lestina Sinaga serta Kepala Sekolah, Herman Kurniawan Sitorus diabadikan bersama orangtua dan siswa berprestasi saat pelepasan, Selasa (5/5/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Sebanyak 128 siswa SMK Swasta Arina Sidikalang resmi dilepas dalam prosesi kelulusan tahun ajaran 2025/2026. Momen ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan penanda peralihan menuju fase kehidupan yang lebih menantang—dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Acara yang berlangsung di kompleks sekolah, Selasa (5/5/2026), dihadiri jajaran yayasan, guru, serta orang tua siswa. Kepala sekolah Herman Kurniawan Sitorus menegaskan bahwa seluruh siswa angkatan ke-IX dinyatakan lulus, dengan dua di antaranya berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

Dua nama tersebut, Clarisia Rumahsondi yang diterima di UIN Sumatera Utara dan Ezra Chesia Sibarani di Universitas Cenderawasih, menjadi representasi bahwa lulusan SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing di jalur akademik.

“Pelepasan ini bukan sekadar acara sekolah, tetapi hasil kesepakatan bersama siswa dan orang tua. Ini adalah titik awal untuk melangkah lebih jauh,” ujar Herman.

Baca Juga: Hardiknas 2026, Pemkab Komit Majukan Pendidikan Langkat

Ia menekankan, pendidikan vokasi memiliki orientasi utama pada kesiapan kerja dan kemandirian. Namun demikian, peluang melanjutkan pendidikan tetap terbuka luas bagi mereka yang ingin mengembangkan kapasitas akademik.

Ketua Pengurus Yayasan, Sabam Sibarani, mengingatkan para lulusan bahwa dunia setelah sekolah adalah realitas yang berbeda. Tidak ada lagi ruang bergantung sepenuhnya—yang ada adalah tuntutan untuk berdiri di atas kaki sendiri.

“Selepas ini kalian masuk ke dunia nyata yang penuh tantangan. Kemandirian dan sikap akan menentukan langkah kalian ke depan,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Langkat Dorong Sinergi Jaga Desa dan Ketahanan Pangan

Ia juga menyoroti bahwa perjalanan tiga tahun di bangku sekolah merupakan proses pembentukan karakter, bukan sekadar transfer ilmu. Karena itu, menjaga nama baik almamater dan menghargai perjuangan orang tua menjadi bagian dari tanggung jawab moral para lulusan.

Di balik seremoni yang berlangsung hangat, tersimpan harapan besar: agar lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang. Sebab, esensi pendidikan vokasi terletak pada keberanian untuk berinovasi dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#prestasi #sidikalang #siswa #ptn #smk