ASAHAN, Sumutpos.jawapos.com – Upaya memperkenalkan potensi besar pendidikan vokasi kepada masyarakat terus dilakukan dengan berbagai pendekatan kreatif. Salah satunya melalui gelaran Expo Produk Konstruksi Karya Siswa yang sukses diselenggarakan Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB), Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (UNIMED), bersama SMK Negeri 2 Kisaran.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut digelar bertepatan dengan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 yang dimulai sejak 18 Juni. Momentum itu dimanfaatkan untuk memperlihatkan secara langsung kualitas dan kompetensi yang dimiliki siswa pada Bidang Keahlian Teknologi Konstruksi dan Bangunan.
Berbagai karya unggulan dari Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) serta Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) dipamerkan kepada masyarakat. Mulai dari maket bangunan, hasil desain konstruksi, hingga media pembelajaran digital yang menggambarkan perkembangan dunia konstruksi modern.
Baca Juga: PLN UID Sumut Dukung Penguatan Literasi Digital Siswa MTs Muhammadiyah 19 Tanjung Pura
Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini menjadi ruang edukasi publik untuk meluruskan persepsi yang selama ini kerap melekat pada lulusan bidang konstruksi.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNIMED, Riansyah Putra, M.Pd., mengatakan masih banyak masyarakat yang memandang lulusan DPIB dan TKP sebatas pekerja lapangan atau buruh bangunan. Padahal, kedua program keahlian tersebut dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang memiliki kompetensi teknis dan manajerial di sektor konstruksi.
“Kami ingin mengubah mindset masyarakat. Lulusan DPIB dan TKP dipersiapkan menjadi tenaga profesional yang mampu berperan sebagai perencana, drafter, desainer, pelaksana hingga pengawas proyek konstruksi,” ujarnya.
Menurutnya, sektor konstruksi saat ini terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan spesifik serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Baca Juga: Kawal Program Strategis Nasional, MAI Medan Turun Jalan Dukung Keberlanjutan dan Perbaikan MBG
Kegiatan kolaboratif tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMKN 2 Kisaran, Sahata Turnip, S.Pd., M.Si., secara resmi membuka expo dan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif civitas akademika UNIMED dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di daerah.
Ia menilai pameran karya menjadi media efektif untuk memperkenalkan keunggulan program keahlian kepada calon siswa dan orang tua yang tengah menentukan pilihan pendidikan.
“Kolaborasi ini sangat berarti bagi kami. Melalui expo karya siswa, masyarakat dapat melihat secara langsung kualitas pembelajaran yang ada di jurusan DPIB dan TKP. Kami berharap program keahlian ini kembali berjaya seperti saat awal berdirinya sekolah dan kerja sama dengan UNIMED dapat terus berlanjut serta diperluas ke program keahlian lainnya,” kata Sahata.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Bidang Keahlian Teknologi Konstruksi dan Bangunan SMKN 2 Kisaran, Dra. Sondang. Menurutnya, konsep pameran yang dibawa tim PkM UNIMED menghadirkan nuansa baru dalam pelaksanaan SPMB.
Jika selama ini promosi sekolah lebih banyak dilakukan melalui penyampaian informasi secara konvensional, pendekatan berbasis karya nyata terbukti mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai prospek pendidikan vokasi.
“Konsep expo produk ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat bisa melihat langsung hasil pembelajaran siswa sehingga lebih mudah memahami kompetensi yang dimiliki lulusan dan peluang karier yang terbuka di bidang konstruksi,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, stan pameran dipadati calon siswa bersama orang tua mereka. Antusiasme terlihat ketika pengunjung berdialog langsung dengan guru dan tim pengabdian, menyaksikan berbagai karya siswa, serta memperoleh penjelasan mengenai peluang kerja dan jenjang pendidikan lanjutan yang dapat ditempuh setelah lulus.
Baca Juga: Ringgit Malaysia Tampil Perkasa, Jadi Mata Uang Terbaik Kedua di Asia pada 2026
Melalui pendekatan yang interaktif dan aplikatif tersebut, masyarakat mulai memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai dunia konstruksi sebagai sektor strategis yang menawarkan prospek karier luas dan menjanjikan.
Guru senior Program Keahlian TKP, Ir. Doni Iskandar, S.Pd., berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi dapat terus berlanjut. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kami berharap UNIMED terus memberikan pendampingan dan bimbingan secara berkelanjutan. Dengan demikian, lulusan DPIB dan TKP benar-benar memiliki kompetensi unggul yang siap bersaing dan terserap di dunia industri konstruksi nasional,” ujarnya.
Keberhasilan penyelenggaraan expo ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh pimpinan Universitas Negeri Medan. Riansyah Putra bersama Kepala SMKN 2 Kisaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor UNIMED Prof. Dr. Ir. Baharuddin, S.T., M.Pd., Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Dina Ampera, M.Si., Ketua LPPM UNIMED Dr. Novita, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Dr. Rachmat Mulyana, M.Si.
Dukungan berupa fasilitas, arahan, dan kesempatan yang diberikan dinilai menjadi fondasi penting sehingga kegiatan pengabdian dan expo kolaboratif tersebut dapat terlaksana dengan baik serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Asahan.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan, pendidikan vokasi tidak hanya hadir sebagai pilihan, tetapi juga sebagai jalan strategis untuk menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan industri masa depan.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan