FISIP UMTS Gelar Kuliah Umum Bersama DJKN Sumut, Mahasiswa Antusias Pelajari Peran BMN dalam Menduku

Juli Rambe • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 12:45 WIB
KULIAH: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kuliah umum bertajuk "Peran Barang Milik Negara (BMN) dalam Mendukung Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)" di Ruang Seminar UMTS, Kamis (6/8/2026). (Dok : Dekanat FISIP UMTS)
KULIAH: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kuliah umum bertajuk "Peran Barang Milik Negara (BMN) dalam Mendukung Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)" di Ruang Seminar UMTS, Kamis (6/8/2026). (Dok : Dekanat FISIP UMTS)

 

PADANGSIDIMPUAN, SUMUT POS- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menggelar kuliah umum bertajuk "Peran Barang Milik Negara (BMN) dalam Mendukung Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)" di Ruang Seminar UMTS, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan akademik ini menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara, Nofiansyah, sebagai narasumber utama, didampingi Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Padangsidimpuan, Agus Yulianto. Kuliah umum dipandu oleh Irman Puansyah, S.Sos., M.Si selaku moderator.

Dalam pemaparannya, kedua narasumber memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendukung pelaksanaan APBN.

Baca Juga: Polsek Kotarih Ringkus Pelaku Curanmor di Tebing Tinggi

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai tata kelola aset negara yang efektif, transparan, dan akuntabel, termasuk mekanisme pelaksanaan lelang negara sesuai ketentuan yang berlaku.

Dekan FISIP UMTS, Dr. Nurhamidah Gajah, S.Sos., M.AP, menyampaikan apresiasi kepada DJKN Wilayah Sumatera Utara dan KPKNL Padangsidimpuan yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada sivitas akademika UMTS.

"Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pengelolaan kekayaan negara dan pentingnya Barang Milik Negara dalam mendukung kinerja APBN. Terima kasih kepada DJKN Wilayah Sumatera Utara dan KPKNL Padangsidimpuan atas kesediaannya berbagi pengetahuan bersama civitas akademika FISIP UMTS," ujar Dr. Nurhamidah.

Menurutnya, kuliah umum semacam ini menjadi bagian penting dalam menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan di lapangan. Melalui interaksi langsung dengan para praktisi, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai tata kelola keuangan negara serta pengelolaan aset milik pemerintah.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJKN Sumatera Utara, Nofiansyah, menegaskan bahwa pengelolaan BMN memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung efektivitas pelaksanaan APBN. Ia menilai pemahaman mengenai aset negara perlu diperkenalkan sejak dini kepada kalangan mahasiswa sebagai generasi penerus yang nantinya akan terlibat dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik.

"Barang Milik Negara bukan sekadar aset yang dimiliki pemerintah, tetapi merupakan instrumen penting yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendukung optimalisasi kinerja APBN," jelas Nofiansyah.

Ia juga berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep pengelolaan aset negara secara teoritis, tetapi juga memiliki wawasan mengenai implementasinya dalam mendukung pembangunan nasional.

Senada dengan itu, Kepala KPKNL Padangsidimpuan, Agus Yulianto, menjelaskan bahwa proses lelang negara saat ini telah berkembang menjadi layanan publik yang terbuka, profesional, dan mudah diakses masyarakat.

"Kami ingin memperkenalkan kepada mahasiswa bahwa mekanisme lelang negara dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan semakin percaya terhadap pengelolaan kekayaan negara," katanya.

Kuliah umum tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai program studi, di antaranya Program Studi Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, Ekonomi Syariah, dan Pendidikan Ekonomi. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti materi yang disampaikan serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengelolaan aset negara, APBN, hingga mekanisme lelang.

Suasana semakin semarak ketika narasumber mengadakan simulasi pelaksanaan lelang. Melalui simulasi tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung tahapan pelaksanaan lelang mulai dari proses penawaran hingga penetapan pemenang.

Menariknya, barang-barang yang digunakan dalam simulasi tersebut diberikan kepada para peserta yang berhasil memenangkan lelang dengan nilai Rp0 (nol rupiah). Momen tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta dan menjadi pengalaman yang tidak hanya edukatif, tetapi juga menyenangkan.

FISIP UMTS berharap kegiatan ini menjadi awal terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara perguruan tinggi dengan DJKN Wilayah Sumatera Utara maupun KPKNL Padangsidimpuan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak program edukasi yang memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sekaligus memperluas pemahaman mengenai pengelolaan aset negara, keuangan negara, serta pelayanan publik yang profesional. (san/ram)

Editor : Juli Rambe
djkn sumut pengelolaan barang milik negara UMTS