DELISERDANG, SUMUT POS- Kegiatan Edukasi Kesehatan Mental Islami bagi Remaja sukses digelar di lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kota Baru Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Taqwa Al-Jamiri Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kota Baru Kolam tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Program ini menghadirkan edukasi mengenai kesehatan mental yang dipadukan dengan nilai-nilai keislaman. Materi yang diberikan mencakup penguatan iman, ketenangan hati atau sakinah, kesabaran (sabar), serta sikap berserah diri kepada Allah SWT atau tawakal sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan psikologis remaja.
Baca Juga: Eks Kabid UKM Diskop Medan Divonis Bebas Perkara Korupsi MFF 2024
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim dosen UMSU, yakni Dr Faizal Hamzah Lubis, S.Sos, M.I.Kom, Dr Agung Saputra, S.Sos, MAP, Adang Aldhila, S.Sos, MAP, Riswanda Imawan, S.IP., M.H.I, serta dosen Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) UMSU, Dr Sigit Hardiyanto, M.I.Kom.
Sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah, jamaah, kalangan remaja, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta calon pengurus Pimpinan Ranting Aisyiyah Kota Baru Kolam.
Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kota Baru Kolam, Faisal Lubis, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya tantangan psikologis yang dihadapi remaja di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, remaja saat ini tidak hanya menghadapi persoalan dalam lingkungan keluarga dan pendidikan, tetapi juga tekanan sosial, kecemasan, pengaruh lingkungan pergaulan, hingga persoalan pencarian dan pembentukan identitas diri.
“Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya tantangan psikologis yang dihadapi remaja saat ini, seperti kecemasan, tekanan sosial, dan krisis identitas diri. Karena itu, kami memandang penting adanya edukasi kesehatan mental yang tidak hanya berdasarkan pendekatan ilmiah, tetapi juga diperkuat dengan nilai-nilai keislaman,” ujar Faisal.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami kesehatan mental secara lebih komprehensif. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi salah satu sumber kekuatan bagi remaja dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Melalui program pengabdian masyarakat ini, dosen UMSU berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan menghadirkan edukasi kesehatan mental yang dikemas dalam pendekatan Islami. Ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Faisal, pola penyampaian materi yang menggabungkan kajian ilmiah tentang kesehatan mental dengan tuntunan ajaran Islam membuat pembahasan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta.
“Pendekatan yang digunakan menggabungkan kajian ilmiah kesehatan mental dengan tuntunan ajaran Islam agar lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, remaja tidak hanya memahami pentingnya kesehatan mental, tetapi juga memiliki pegangan nilai ketika menghadapi tekanan dan persoalan dalam kehidupannya,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, terutama generasi muda.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan wujud sinergi antara dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah, sekaligus menjadi bentuk kepedulian UMSU terhadap kesejahteraan psikologis generasi muda di lingkungan masyarakat sekitar,” ungkap Faisal.
Lebih lanjut, Faisal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program tersebut. Ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak yang telah menyediakan tempat dan memfasilitasi kegiatan, serta para pengurus ranting, jamaah, remaja, AMM, dan calon Pimpinan Ranting Aisyiyah Kota Baru Kolam yang turut berpartisipasi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya program Pengabdian kepada Masyarakat ini, termasuk yang telah menyediakan tempat dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan. Terima kasih juga kepada seluruh pengurus ranting, jamaah, remaja, Angkatan Muda Muhammadiyah, dan calon Pimpinan Ranting Aisyiyah Kota Baru Kolam yang telah berpartisipasi aktif,” ujarnya. (san/ram)
Editor : Juli Rambe