MEDAN, SUMUT POS- Sekolah Rakyat Terintegrasi II Medan tidak hanya berfokus memberikan pendidikan kepada siswa selama menempuh bangku sekolah, tetapi juga menyiapkan masa depan mereka setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA.
Berbagai jalur pendidikan dan karier akan difasilitasi agar para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mengikuti pendidikan ikatan dinas, memasuki dunia kerja sebagai tenaga terampil, hingga mengembangkan usaha secara mandiri.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi II Medan, Syahripal Putra, mengatakan bahwa masa depan dan cita-cita setiap siswa sepenuhnya menjadi pilihan masing-masing anak.
Baca Juga: Kapolres Tebingtinggi Turun Langsung Sapa Warga di Program Mager
Pihak sekolah berperan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, serta kesempatan agar mereka dapat menentukan dan mencapai tujuan hidup sesuai dengan bakat dan minatnya.
"Keinginan dan target anak-anak ini sepenuhnya menjadi pilihan mereka. Tugas kami adalah memastikan mereka memiliki kompetensi yang cukup, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja," ujar Syahripal dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
Ia menjelaskan, setiap siswa harus mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang sebelumnya mungkin belum pernah mereka peroleh.
Tes bakat dan minat menjadi salah satu tahapan yang dipersiapkan untuk membantu mengidentifikasi potensi siswa sekaligus memberikan gambaran mengenai jalur pendidikan maupun pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Syahripal mengatakan, setiap anak memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda. Oleh sebab itu, tidak semua lulusan harus diarahkan untuk menempuh jalur pendidikan atau karier yang sama.
"Kami akan melihat bakat dan minat anak-anak melalui tes yang nantinya dilakukan. Dari situ, kami bisa memetakan mereka, apakah akan melanjutkan kuliah, mengikuti ikatan dinas, bekerja, atau memilih jalur wirausaha," jelasnya.
Menurut dia, pemetaan tersebut penting agar pendampingan yang diberikan sekolah dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Syahripal menjelaskan, terdapat sejumlah jalur yang akan dipersiapkan bagi siswa setelah menyelesaikan pendidikan SMA di Sekolah Rakyat Terintegrasi II Medan.
Jalur pertama adalah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Bagi siswa yang mempunyai kemampuan akademik dan berminat menempuh pendidikan lebih tinggi, sekolah akan membantu memfasilitasi mereka agar dapat melanjutkan pendidikan sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Selain perguruan tinggi, sekolah juga akan mempersiapkan siswa yang berminat mengikuti jalur ikatan dinas. Pembekalan dan pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan serta persyaratan jalur pendidikan kedinasan yang ingin ditempuh.
Tidak hanya itu, siswa juga akan mendapatkan kesempatan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja sebagai tenaga terampil.
Dalam hal ini, pihak sekolah menjajaki kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui sejumlah program pelatihan, termasuk camp NAKR dan camp Design Tech, sebagaimana disebutkan Syahripal.
"Anak-anak yang ingin bekerja juga akan kami fasilitasi. Kami bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui program-program pelatihan, termasuk camp NAKR dan camp Design Tech, serta menjajaki bidang lain seperti TNI dan Polri," ungkapnya.
Ia menambahkan, peluang pengembangan diri juga akan diarahkan pada berbagai bidang sesuai dengan kemampuan dan minat siswa. Dengan demikian, lulusan Sekolah Rakyat mempunyai kesempatan untuk memilih jalur masa depan yang beragam.
Pihak sekolah berupaya agar keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan informasi, pembekalan, dan akses menuju pendidikan maupun pekerjaan yang mereka cita-citakan.
Lebih jauh, Syahripal berharap para lulusan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Medan mampu membawa perubahan bagi lingkungan tempat mereka berasal.(san/ram)
Editor : Juli Rambe