PALUTA, Sumutpos.Jawapos.com – Sebanyak 96 mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara (ITS Paluta) resmi menyandang gelar sarjana dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-III Program Sarjana (S1) di Sapadia Hotel Gunung Tua, Rabu (14/10/2026).
Kelulusan tersebut bukan sekadar penanda berakhirnya perjalanan akademik, melainkan juga awal bagi para sarjana untuk mengambil peran di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta) pun mendorong para alumni agar tidak berhenti pada pencapaian gelar, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Drs. Anwar Benni Hasugian, M.M., menghadiri prosesi wisuda tersebut.
Dalam sambutannya, Pemkab Paluta mengapresiasi sivitas akademika ITS Paluta yang dinilai berperan dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas di daerah.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, 69 Titik Belum Terbangun
Keberadaan perguruan tinggi lokal dinilai strategis dalam membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan Paluta.
Anwar Benni Hasugian menyampaikan pesan agar para wisudawan tidak hanya menjadikan gelar sarjana sebagai kebanggaan pribadi. Lebih dari itu, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus diamalkan secara bertanggung jawab dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara berharap para wisudawan dan wisudawati terus mengembangkan kemampuan, menjaga integritas, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh secara bertanggung jawab untuk mewujudkan masyarakat Paluta yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sarjana Dituntut Berinovasi dan Berkontribusi
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, para lulusan juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan dan mengembangkan kreativitas. Mereka tidak hanya dituntut mencari peluang kerja, tetapi juga didorong untuk menciptakan lapangan kerja baru melalui inovasi dan kewirausahaan.
Baca Juga: Dinkes Sumut Imbau Warga Periksa Diri saat Merasa Gejala Gangguan Kesehatan
Kontribusi para sarjana dinilai penting dalam memperkuat berbagai sektor pembangunan, mulai dari ekonomi, pelayanan masyarakat hingga pengembangan potensi lokal. Dengan bekal pendidikan dan kompetensi yang dimiliki, alumni diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di daerah.
Wisuda ke-III ITS Paluta ini sekaligus menjadi momentum bagi perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat peran pendidikan dalam menyiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing.(mit/han)
Editor : Johan Panjaitan