Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Menuju Pilkada Dairi, Rimso Maruli Sinaga Dapat Dukungan 25.853 KTP

Admin SP • Rabu, 15 Mei 2024 | 16:16 WIB
Bacalon Bupati Dairi, Rimso Maruli Sinaga.RUDY SITANGGANG.
Bacalon Bupati Dairi, Rimso Maruli Sinaga.RUDY SITANGGANG.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Bakal Calon (Balon) Bupati Dairi dari jalur perseorangan/independen, Rimso Maruli Sinaga yang berpasangan dengan Barita Sihite, mendapat dukungan KTP warga sebanyak 25.853.

Jumlah itu melebihi dari persyaratan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni sebanyak 22.722 atau 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Dairi.

Ditemui di Posko pemenangan di Jalan Ujung Sidikalang, Selasa (14/5/2024), Rimso berkumis tebal hitam itu mengatakan, dia bersama tim sudah menyerahkan dukungan KTP kepada KPU Dairi sebagai persyaratan ikut berkontestasi pada Pilkada Dairi, 27 November 2024 mendatang.

Rimso menyebutkan, maju di Pilkada Dairi tahun 2024 ini, merupakan kelima kalinya ikut kontestasi dimaksud. Dan untuk Pilkada Dairi, ini kedua kalinya diikuti.

"Dan di Pilkada serentak tahun 2024 ini, dengan memiliki tim pemenangan solid, dan bila Tuhan berkehendak, saya akan mendapat mandat dari rakyat pimpin Dairi 5 tahun kedepan," ujar Rimso.

Dikatakan, meski sudah 4 kali kalah dalam pertarungan Pilkada, tidak mengendorkan semangatnya untuk kembali maju.

"Dari 4 kali kekalahan itu, saya dapat banyak pelajaran. Kesimpulan saya, saya akan serahkan semua kepada Tuhan. Dan saya akan buktikan, saya petarung. Petarung yang taat akan aturan,"sebut Rimso.

Menurut Rimso, ada 2 kendala menyebabkan kekalahanya yakni kendala pertama, niat dan komitmen tim kurang tulus. Mereka lebih menginginkan uang kecil dari pada masa depan bersama.

Kedua, semuanya menghalalkan segala cara, termasuk maraknya money politik. Alasan maju lewat jalur perseorangan, pengalaman pertama pada Pilkada Samosir tahun 2005, saya diusung partai politik (Parpol) yakni Partai Golkar.

"Yang saya dapatkan, keputusan itu tidak ditangan parpol, tetapi ada ditangan rakyat. Dan ketika Undang-Undang merubah sistim Pemilu kita"tandasnya.

Menurutnya, untuk jadi calon kepala daerah, tidak hanya bisa dibawa jalur partai, namun diperbolehkan lewat jalur perseorangan. Makasih dari itu, ia pun maju lewat jalur independen.

"Saya bukan anti atau bermasalah dengan parpol.
Tetapi, Undang-Undang memperbolehkan bisa mendaftar ke KPU lewat jalur independen, yah saya lakukan,"ujarnya.

Tujuan saya jadi Bupati, hanya satu, ingin melayani rakyat dari segenap hati yang paling dalam.

Terkait membangun Dairi, kata Rimso, jika mendapat mandat dari rakyat, dirinya akan memperbaiki infrastruktur jalan. Karena infrastruktur Dairi sangat jauh tertinggal.

"Begitu juga dari segi ekonomi masyarakat, juga sangat jauh tertinggal dibanding ekonomi Kabupaten lain, itulah membuat saya semakin terpacu untuk bisa mengabdi di Dairi., "pungkasnya.

Sementara, terkait rival nanti, kata Rimso, siapapun yang menjadi pesaing yang bisa merebut hati rakyat.

Sedangkan untuk pendamping, sebut Rimso, Barita Sihite adalah pensiunan ASN di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara. Barita lahir di Desa Silumboyah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu. Dia Muslim yang taat.

Rimso mengaku sudah berdomisili di Dairi dan memiliki KTP Dairi. "Saya sudah bangun rumah di Sitinio tepatnya di depan Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo," pungkasnya. (rud/han)

Editor : Redaksi
#pilkada 2024