Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Balon Bupati Zulkarnain Dengarkan Keluhan Petani Mahalnya Harga Pupuk dan Jebolnya Irigasi Sungai

Admin SP • Sabtu, 8 Juni 2024 | 15:24 WIB
BLUSUKAN: Balon Bupati Batubara H Zulkarnain, SKM, M.Kes saat blusukan ke Petani di Desa Air Hitam, Kec  Datuk Limapuluh, Batubara. Foto:Liberti H Haloho.
BLUSUKAN: Balon Bupati Batubara H Zulkarnain, SKM, M.Kes saat blusukan ke Petani di Desa Air Hitam, Kec Datuk Limapuluh, Batubara. Foto:Liberti H Haloho.

BATUBARA,SUMUTPOS.CO-Balon Bupati H Zulkarnain SKM,Mkes melakukan blusukan ke sejumlah Petani di Desa Air Hitam, Batubara.

Saat berdialog dengan petani, Balon Bupati Zulkarnain mendengarkan keluhan mahalnya harga pupuk dan jebolnya irigasi Sidalu-Dalu Bahbolon, di Kecamatan Air Putih.

"Mahalnya pestisida dan langkahnya Pupuk untuk bertani padi mempengaruhi produksi hasil,"sebut.Ibu R Br Sinaga, Prayetno, Petani setempat, pekan lalu.

Ia menaruh harapan kepada Pak Zulkarnain, Balon Bupati,Batubara bila terpilih memimpin Kabupaten Batubara memperhatikan kebutuhan petani, baik Saprodi, pestisida dan bibit,"sebutnya.

Zulkarnain mengamini harapan para Petani yang ditemui. Sembari memberikan air minum kepada para petani.

'Ibu, Bapak, silahkan minum dulu ya air minum ini,"cetus Zulkarnain

Bagi Zulkarnain, pertanian itu tidak asing. Pertanian itu penting, karena merupakan sumber pangan masyarakat.

Menurut Zulkarnain, blusukan yang dilakukan saat ini merupakan cara untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di bawah,"sebutnya.

Ketika Balon Bupati Zulkarnain blusukan ke areal Pertanian, Kecamatan Air Putih, ditemukan Jebolnya tanggul
Sungai Sidalu Dalu, Bahbolon,

Diketahui, turunnya debit air di dibendungan Sungai Sidalu Dalu berakibat turunnya debit air yang mengaliri areal persawahan keempat desa, Desa Kampung Kelapa, Limau Sunde, Pematang Panjang, dan Desa Suka Rame.

Jebolnya tanggul berakibat turunnya debit air dibendungan Sungai Sidalu Dalu. Berakibat, volume air menurun jauh karena derasnya air yang mengalir ditanggul yang jebol sehingga air yang masuk ke Pintu air primer
yang mengairi 4 Desa areal persawahan mengering.

"Diperkirakan Pak, lebar tanggul Sungai Sidalu-dalu yang jembol sepanjang 24 meter, seluas itulah deras volume air yang keluar lewat tanggul yang jebol sehingga debit air di dalam tanggul menurun. Membuat, air tidak lagi mengalir ke Pintu air Primer yang mengaliri areal persawahan di 4 Desa ,"sebut Marsono, bersama Harlan Sitorus, dwn M Simbolon.

Menurut Marsono, sebelumnya para petani sudah berusaha bergotong royong memasang Trojok Kayu kelapa, Pakai tepas dan goni berisi pasir untuk membendung air agar tidak keluar lintasi tanggung yang jebol.

"Sudah diupayakan Pak, gotong royong, untuk membendung air, namun kuatnya arus air membuat membuat jebol kembali trocok yang telah dibuat,"ungkapnya.

Diakui Harlan Sitorus, para petani bukan gagal panen tetapi gagal olah tanah karena tidak ada air.

Padahal sebut Harlan, lewat gotong royong tersebut para petani bisa mengolah tanah, menanam padi, memasuki bulan pola tanam tahun ini.

Sementara Balon Bupati Zulkarnain, kepada Sumut Pos, Sabtu(8/6) menaruh empati dengan kesulitan yang dirasakan bagi masyarakat Petani di empat desa di Kecamatan Air Putih.

"Jebolnya, tanggul Sungai Sidalu-dalu Bahbolon di Kecamatan Air Putih, tentunya membuat gagal olah tanah, gagal tanam di areal persawahan yang kabarnya mengairi ribuan hektare areal persawahan di Air Putih.

"Ini urgen, patut menjadi perhatian serius Pemerintah untuk penangulangannya. Kalau mau tetap, Batubara dikatakan salah satu sentra produksi Padi di Sumatera Utara,"sebutnya

Solusi jangka pendek, sebut Zulkarnain, menanam tanaman Palawija seperti jagung dan lainnya.

Menurut Zulkarnain, Rencana strategis Pemerintah Batubara pro Pertanian dan Pangan di Kabupaten Batubara patut menjadi proritas.

"Bonus geografi, yang diberikan Tuhan, patut disyukuri. Namun, dengan kesulitan tersebut, pemerintah harus tangap Irigasi dong.dan segera membangun Bendungan yang jebol agar petani dapat mengusahakan kembali areal persawahannya,"sebutnya.(mag-3/han)

Editor : Redaksi
#blusukan