Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Fokus Terhadap Penataan, Ridha-Rani akan kembalikan Masa Kejayaan Pasar Pringgan

Admin SP • Senin, 7 Oktober 2024 | 18:17 WIB
BERBINCANG: Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Abdul Rani berbincang dengan salah seorang pedagang bumbu di Pasar Pringgan.(Markus Pasaribu)
BERBINCANG: Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Abdul Rani berbincang dengan salah seorang pedagang bumbu di Pasar Pringgan.(Markus Pasaribu)


MEDAN, SUMUTPOS.CO - Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Abdul Rani mengunjungi Pasar Pringgan di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Senin (7/10/2024) pagi.


Dalam kunjungan itu, Abdul Rani yang maju sebagai pendamping Calon Wali Kota Medan, Prof Ridha Dharmajaya di Pilkada Medan 2024 menampung banyak aspirasi dari para pedagang.

"Dahulu Pasar Pringgan ini sangat dikenal ramai pembeli, Pasar Pringgan ini sangat dikenal sebagai pasar bumbu di Kota Medan meskipun dagangan lain juga banyak dijual di pasar ini. Pasar Pringgan ini pernah jaya pada masanya, ini salah satu pasar kebanggaan warga Kota Medan, khususnya warga Medan Baru," ucap Abdul Rani kepada wartawan disela-sela kegiatan kunjungan tersebut.

Namun, kata Abdul Rani yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan itu, saat ini para pedagang di Pasar Pringgan mengeluhkan sepinya pembeli. Para pedagang yang berada di dalam pasar tak kunjung didatangi pembeli karena banyaknya pedagang kaki lima yang turun ke jalan di seputar Pasar Pringgan.

"Perlu penataan yang serius terhadap Pasar Pringgan ini, kita ingin pedagang tertib dengan berjualan pada tempatnya dan para pengunjung pun bisa nyaman untuk berbelanja ke dalam pasar," ujarnya.

Diterangkan Abdul Rani, sejatinya pasangan Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani (Ridha-Rani) yang dikenal dengan jargon Medan BERANI (Bersama Ridha-Rani) tersebut telah mengetahui betul apa yang menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi para pedagang di Pasar Pringgan.

Dengan begitu, pihaknya sangat yakin bahwa masalah di Pasar Pringgan akan bisa segera diatasi saat pasangan Ridha-Rani telah diberi kepercayaan untuk memimpin Kota Medan.

"Alhamdulillah, kita sudah siapkan formula yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini. Tentunya, kami (Ridha-Rani) akan melibatkan seluruh pihak, khususnya pedagang dalam menata Pasar Pringgan yang lebih baik," tegas mantan Anggota DPRD Kota Medan tiga periode tersebut.

Rani memastikan, Prof Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani akan serius dalam membenahi 53 pasar yang saat ini dikelola oleh PUD Pasar Kota Medan sebagai salah satu BUMD milik Pemko Medan.

"Kita harus mengembalikan masa kejayaan Pasar Pringgan ini. BERANI akan menata seluruh pasar di Kota Medan untuk menjadi pasar yang lebih baik. Tak hanya untuk pedagang, tetapi juga untuk pengunjung. Pasar adalah pusat perekonomian, untuk itu pasar-pasar di Kota Medan akan benahi untuk perekonomian masyarakat yang lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya, salah seorang pedagang di dalam Pasar Pringgan, Ibu Tinus, mengaku mengeluhkan sepinya pembeli. Banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan hingga ke pinggir jalan di seputar Pasar Pringgan tersebut membuat para pembeli enggan masuk ke dalam Pasar Pringgan yang berada di bagian atas.

"Banyak kali pedagang di bawah, di pinggir-pinggir jalan itu, jadinya nggak ada pembeli yang masuk ke dalam. Harusnya ditertibkan lah itu, supaya semua pedagang masuk ke dalam, ke atas ini. Kalau semua pedagang jualan di dalam, pastikan pembeli akhirnya belanja ke dalam," tuturnya.

Ibu Tinus pun berharap, Ridha Dharmajaya dan Abdul Rani dapat menyahuti keluhan tersebut dan segera melakukan penataan terhadap para pedagang begitu terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

"Saya siap mendukung Pak Ridha dan Pak Rani. Tapi mohon lah, nanti kalau sudah terpilih mohon ditata Pasar Pringgan ini," pungkasnya.
(map/han)

Editor : Redaksi
#Abdul Rani #pasar pringgan