SUMUTPOS.CO - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, sekitar 270 kepala daerah hasil Pilkada 2024 akan dilantik pada 6 Februari 2025. Pelantikkan ini bagi Pemilu yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi.
"Sekitar 270-an (Kepala Daerah)," kata Bima Arya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Bima menjelaskan, pelantikan itu dibagi tiga gelombang. Pertama, mereka yang akan dilantik adalah pemenang Pilkada 2024 yang hasilnya tak digugat ke Mahkamah Konstitusi.
"Kan yang kedua nanti yang gugatannya ditolak atau dismissal yang ketiga yang gugatannya diterima untuk kemudian perintah pilkada ulang atau pemungutan suara ulang," ujar dia.
Namun, Bima Arya belum bisa memastikan kapan gelombang kedua dan ketiga pelantikan akan digelar. Menurutnya, jadwal itu akan menyesuaikan dengan persidangan yang berjalan di MK.
"Ya, jadi yang penting gelombang pertama dulu," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda memperkirakan pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang mengajukan sengketa perselisihan hasil di Mahkamah Konstitusi (MK) digelar pada pertengahan Maret 2025. Namun, jadwal ini belum resmi ditetapkan oleh DPR dan pemerintah.
"Secara teknis mungkin mereka akan bisa dilantik di pertengahan Maret tahun 2025, paling cepat," kata Rifqi usai rapat kerja (raker) di Ruang Rapat Komisi II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Lebih lanjut, Rifqi menyatakan, pihaknya menghormati bergulirnya proses PHPU di MK saat ini, termasuk adanya ketetapan gugatan yang dismissal. (bbs/ram)
Editor : Redaksi