sumutpos.jawapos.com – Penampilan fisik kerap menjadi salah satu hal yang menarik perhatian saat seseorang mencari pasangan. Namun, bagi pria yang ingin membangun hubungan jangka panjang, penampilan menarik ternyata bukan satu-satunya faktor yang dipertimbangkan.
Sebuah studi yang dilakukan Swansea University, melansir dari akun Instagram @cretivox, Minggu (11/10/2026)
terhadap lebih dari 2.700 responden menunjukkan bahwa kepribadian, terutama kebaikan hati, menjadi salah satu aspek penting dalam memilih pasangan.
Temuan ini memperlihatkan bahwa karakter seseorang turut berperan dalam membangun hubungan yang lebih bermakna. Sikap baik, kepedulian, dan kemampuan memahami perasaan orang lain dinilai memiliki arti penting ketika hubungan tidak sekadar berorientasi pada ketertarikan fisik.
Baca Juga: Indonesia Raih 61 Medali di Olimpiade Matematika dan Sains Internasional 2026
Dalam hubungan jangka panjang, daya tarik fisik mungkin menjadi salah satu hal yang memicu ketertarikan pada awal perkenalan. Namun, seiring berjalannya waktu, kualitas kepribadian dapat memengaruhi kenyamanan dan keharmonisan dalam menjalin hubungan.
Kebaikan hati, misalnya, dapat tercermin melalui sikap sederhana, seperti mendengarkan pasangan, memberikan dukungan ketika menghadapi kesulitan, serta menghargai pendapat dan perasaan satu sama lain.
Sementara itu, empati membantu seseorang memahami sudut pandang pasangannya. Kemampuan ini dapat menjadi bekal untuk menghadapi perbedaan, menyelesaikan konflik, dan menjaga komunikasi tetap sehat.
Sikap saling menghargai juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang seimbang. Pasangan tidak hanya membutuhkan ketertarikan, tetapi juga rasa aman, kepercayaan, dan kesediaan untuk memahami satu sama lain.
Baca Juga: John Herdman Soroti Perundungan Pemain Timnas Indonesia di Media Sosial
Meski demikian, preferensi dalam memilih pasangan tidak selalu sama pada setiap orang. Ada yang lebih mengutamakan kecocokan karakter, sementara lainnya mempertimbangkan penampilan fisik, kesamaan minat, nilai hidup, maupun faktor lain.
Karena itu, hasil studi tersebut tidak berarti bahwa semua pria memiliki kriteria pasangan yang sama. Temuan ini lebih menunjukkan bahwa kepribadian, khususnya kebaikan hati, merupakan salah satu pertimbangan yang patut diperhitungkan dalam hubungan jangka panjang.
Pada akhirnya, hubungan yang sehat tidak hanya dibangun dari kesan pertama, tetapi juga dari bagaimana dua orang memperlakukan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari.(lin)
Editor : Redaksi