Sumutpos.jawapos.com-Ferran Torres berpeluang menuntaskan dendamnya terhadap Arda Güler setelah kekalahan Barcelona dari Real Madrid 1-2 pada El Clasico di Santiago Bernabéu bulan lalu (27/10). Dini hari nanti (19/11), keduanya kembali berhadapan, kali ini sebagai lawan di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA: Spanyol vs Turki. Laga pamungkas Grup E itu digelar di Estadio de la Cartuja, Sevilla, dan disiarkan langsung RCTI/Vision+ pukul 02.45 WIB.
Ferran Torres, yang dijuluki El Tiburón, siap tampil agresif demi menutup kualifikasi dengan rekor sempurna: enam laga, enam kemenangan, tanpa kebobolan—membuntuti pencapaian Inggris di Grup K. Ambisi itu semakin realistis melihat performa Ferran yang tengah membara.
Pekan lalu (16/11), Ferran mencetak satu gol dan satu assist ke gawang Georgia. Menurut Besoccer, pemain 25 tahun itu kini semakin percaya diri setelah masuk daftar 10 besar pencetak gol terbanyak dalam sejarah La Furia Roja, dengan 23 gol—menyamai legenda Alfredo Di Stéfano dan Sergio Ramos.
“Aku tidak boleh berhenti berambisi. Kami akan terus mencetak lebih banyak gol,” tegas Ferran yang kini mengoleksi 52 caps.
De la Fuente Ingin Ulang Sejarah 2010
Jika Spanyol menutup kualifikasi dengan sempurna, mereka akan mengulang performa gemilang di kualifikasi Piala Dunia 2010—yang salah satu lawannya juga Turki. Kala itu, Spanyol melaju hingga menjadi juara dunia.
“Aku ingin menjadikan tim ini mampu menguasai dunia seperti periode 2008–2012. Jalanku sudah terlihat jelas,” ujarnya kepada Mundo Deportivo.
Turki Realistis: Mengincar Playoff
Sementara itu, Turki menatap laga dengan lebih realistis. Kans menyalip Spanyol hampir mustahil, bukan hanya karena tertinggal tiga poin (12–15), tetapi juga karena selisih gol yang terpaut jauh: Turki +5, Spanyol +19.
“Spanyol adalah tim nomor satu di dunia saat ini. Ini akan jadi laga sangat sulit bagi kami,” ujar Arda Güler kepada Fotomac.
Baca Juga: Ulang Tahun ke-43, Wali Kota Tebingtinggi Rayakan dengan Menyantuni 250 Anak Yatim
Güler menegaskan bahwa target Turki adalah mempertahankan posisi kedua dan lolos melalui jalur playoff.
Namun sejarah tidak berpihak kepada Ay-Yıldızlılar. Dua kali tampil di playoff, dua kali pula mereka tersingkir—terakhir oleh Portugal pada kualifikasi Piala Dunia 2022.(jpg/han)
Prakiraan pemain:
SPANYOL (4-3-3): 1-Raya (g); 12-Porro, 15-Cubarsi, 14-Laporte, 22-Cucurella; 6-Merino, 18-Zubimendi, 8-Fabian; 7-Ferran, 21-Oyarzabal (c), 16-Baena
Pelatih: Luis de la Fuente
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hijau
TURKI (4-2-3-1): 23-Cakir (g); 2-Celik, 3-Demiral, 14-Bardakci, 20-Kadioglu; 22-Ayhan (c), 16-Yuksek; 19-Aydin, 8-Guler, 11-Yildiz; 7-Akturkoglu
Pelatih: Vincenzo Montella
Jersey pemain: Putih
Jersey kiper: Kuning