Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Final Supercoppa Panas: Napoli Kejar Kutukan, Bologna Mengincar Sejarah

Johan Panjaitan • Senin, 22 Desember 2025 | 12:04 WIB
Antonio Conte.(ligaolahraga)
Antonio Conte.(ligaolahraga)

RIYADH, Sumutpos.jawapos.com-Final Supercoppa Italiana 2024–2025 mempertemukan dua kutub cerita berbeda: SSC Napoli, sang penunggu gelar selama 11 tahun, melawan Bologna FC, debutan yang menjelma kuda hitam penuh kejutan.

Partenopei melangkah ke partai puncak usai menundukkan AC Milan 2-0 pada semifinal, Rabu (19/2). Sementara itu, Bologna memastikan tiket final dengan cara dramatis, menyingkirkan Inter Milan lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang di waktu normal, Kamis (20/12). Milan dan Inter masing-masing tampil sebagai runner-up Serie A dan Coppa Italia.

Laga penentuan juara akan digelar di King Saud University Stadium (Al-Awwal Park), Riyadh, Arab Saudi, dini hari nanti, dengan siaran langsung ANTV dan Vidio pukul 02.00 WIB.

Bagi Napoli, laga ini merupakan peluang emas untuk mengakhiri dahaga trofi Supercoppa yang telah berlangsung sejak 2014. Sebelas tahun lalu, Napoli terakhir kali mengangkat trofi usai mengalahkan Juventus melalui adu penalti 6-5 di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Qatar.

Di sisi lain, Bologna menorehkan sejarah sebagai pendatang baru Supercoppa Italia. Meski berstatus debutan, skuad racikan Vincenzo Italiano tak bisa dipandang sebelah mata. Rossoblu kini bertengger di enam besar klasemen sementara Serie A dan konsisten menyulitkan klub-klub mapan.

Conte dan Italiano, Sama-sama Kurang Beruntung di Final

Partai puncak ini juga menjadi duel dua pelatih yang sama-sama memiliki relasi kompleks dengan laga final.

Bagi Vincenzo Italiano, final Supercoppa merupakan final kelima dalam dua tahun terakhir. Namun rekam jejaknya di partai puncak belum sepenuhnya manis. Selain sukses mempersembahkan Coppa Italia musim lalu, Italiano harus menelan pil pahit di final Coppa Italia 2023 serta dua final Liga Konferensi Europa 2023 dan 2024 bersama Fiorentina.

“Kali ini saya tidak ingin membiarkan peluang juara terlepas,” ujar Italiano kepada Sky Sport Italia.

Nasib serupa juga melekat pada Antonio Conte. Allenatore Napoli yang dijuluki The Godfather itu kerap mengalami antiklimaks di laga final. Dari total tujuh final yang dijalani, Conte mencatat empat kekalahan dan tiga kemenangan. Kegagalan terakhirnya terjadi pada final Liga Europa 2019–2020, saat Inter Milan tumbang di tangan Sevilla FC.

Namun optimisme tetap membara di kubu Napoli. Gelandang andalan Scott McTominay yakin Conte mampu mematahkan kutukan dan membawa pulang trofi Supercoppa.

“Antonio adalah pelatih yang selalu bergairah, terutama ketika berbicara tentang gelar juara,” kata McTominay, dikutip dari Tutto Napoli.

Menariknya, McTominay pun memiliki catatan serupa. Meski meraih Piala FA 2024 dan Piala Liga 2023 bersama Manchester United, ia juga merasakan pahitnya kegagalan di Piala FA 2018 dan 2023, serta final Liga Europa 2021.

Final Supercoppa kali ini bukan sekadar perebutan trofi. Ini adalah panggung pembuktian—apakah Napoli mampu menuntaskan penantian panjang, atau Bologna kembali menulis kejutan sebagai debutan yang menolak tunduk pada status.(jpg/han)

 

Perkiraan Pemain: 

SSC NAPOLI (3-4-2-1): 32-Milinkovic-Savic (g); 22-Di Lorenzo (c), 13-Rrahmani, 4-Buongiorno; 21-Politano, 68-Lobotka, 8-McTominay, 37-Spinazzola; 7-Neres, 70-Lang; 19-Hojlund
Pelatih: Antonio Conte
Jersey pemain: Biru
Jersey kiper: Merah
 
BOLOGNA FC (4-2-3-1): 13-Ravaglia (g); 2-Holm, 14-Heggem, 26-Lucumi, 33-Miranda; 6-Moro, 4-Pobega; 7-Orsolini (c), 21-Odgaard, 11-Rowe; 9-Castro
Pelatih: Vincenzo Italiano
Jersey pemain: Merah-biru gelap
Jersey kiper: Hitam

Editor : Johan Panjaitan
#napoli #Final Supercoppa Italiana 2025 #bologna fc