Sumutpos.jawapos.com-Alarm bahaya berbunyi di Real Madrid jelang duel melawan Getafe CF pada jornada ke-26 La Liga. Pertandingan yang digelar di Estadio Santiago Bernabéu dini hari nanti (03.00 WIB) menghadirkan situasi darurat bagi Los Blancos—tiga bek tengah mereka tumbang sekaligus!
Masalah dimulai dari cedera panjang Éder Militão yang masih menepi akibat robekan ACL dan hamstring. Bek tangguh itu diprediksi baru kembali pada April. Situasi makin rumit setelah Dean Huijsen mengalami masalah pada otot betis.
Belum selesai sampai di situ, kabar buruk terbaru datang dari Raúl Asencio. Bek muda tersebut mengalami cedera leher setelah benturan keras dengan Eduardo Camavinga saat menghadapi SL Benfica di UEFA Champions League.
Akibatnya, Real Madrid kini hanya memiliki dua bek tengah murni yang siap tempur: Antonio Rüdiger dan David Alaba.
Masalahnya, duet ini sudah hampir setahun tidak menjadi starter bersama. Bahkan, memainkan Rüdiger selama 90 menit masih dianggap berisiko karena ia baru pulih dari cedera lutut.
Namun pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, mencoba tetap tenang menghadapi situasi genting ini.
“Kami percaya dengan pemain yang ada. Rüdiger dan Alaba akan membuat kami tetap kuat,” tegasnya.
Jika lini belakang bermasalah, lini depan Real juga tidak sepenuhnya aman. Kylian Mbappé, mesin gol yang sudah mencetak 38 gol musim ini, harus menepi sekitar tiga pekan akibat cedera lutut kiri.
Bintang timnas Prancis itu ditargetkan kembali saat Real Madrid menghadapi Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Meski kehilangan banyak pemain kunci, lawan tetap memandang Real Madrid sebagai raksasa yang menakutkan. Pelatih Getafe, José Bordalás, bahkan mengakui perbedaan kualitas yang sangat besar.
“Mereka tetap salah satu tim terbaik dalam sejarah. Mereka selalu punya banyak solusi,” katanya.
Pernyataan itu terbukti. Tanpa Mbappé sekalipun, Real Madrid masih mampu menundukkan Benfica 2-1. Dalam laga tersebut, Vinícius Júnior kembali bersinar dengan gol yang memperpanjang catatan golnya dalam lima pertandingan sepanjang Februari.
Lebih menakutkan lagi, Real Madrid memiliki rekor super dominan saat menghadapi Getafe di Bernabéu. Dalam 18 tahun terakhir, Los Merengues tidak pernah kalah dari rival sekota tersebut di kandang.
Kekalahan terakhir terjadi pada Februari 2008 ketika tim yang masih diperkuat legenda Raúl González tumbang oleh gol tunggal Ikechukwu Uche.
Sejak saat itu, Getafe seperti menjadi “korban langganan” Real Madrid. Dari 16 pertemuan kandang setelahnya, Los Blancos hampir selalu menang dengan minimal dua gol.(jpg/han)
Perkiraan Pemain:
REAL MADRID (4-4-2): 1-Courtois (g); 12-Trent, 22-Rudiger, 4-Alaba, 18-Carreras; 8-Valverde (c), 15-Guler, 14-Tchouameni, 6-Camavinga; 16-Gonzalo Garcia, 7-Vini Jr
Pelatih: Alvaro Arbeloa
Jersey pemain: Putih
Jersey kiper: Hijau
GETAFE CF (5-3-2): 13-Soria (g) (c); 17-Femenia, 21-Iglesias, 22-Duarte, 24-Romero, 16-Diego Rico; 6-Mario Martin, 5-Milla, 8-Arambarri; 19-Luis Vazquez, 10-Satriano
Pelatih: Jose Bordalas
Jersey pemain: Biru elektrik
Jersey kiper: Hitam