Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Everton vs Manchester City: Menang Saja Tak Cukup, The Citizens Kejar Margin Gol

Johan Panjaitan • Senin, 4 Mei 2026 | 07:30 WIB
LEBIH GARANG: Bomber Manchester City Erling Haaland dituntut mencetak banyak gol saat menantang tuan rumah Everton di Dickinson Hill, Liverpool, dini hari nanti (5/5).
LEBIH GARANG: Bomber Manchester City Erling Haaland dituntut mencetak banyak gol saat menantang tuan rumah Everton di Dickinson Hill, Liverpool, dini hari nanti (5/5).

 

LIVERPOOL, Sumutpos.jawapos.com-Bagi Manchester City, tiga poin di kandang Everton dini hari nanti bukanlah garis finis. Di fase krusial Premier League, kemenangan harus datang dengan satu syarat tambahan: selisih gol yang meyakinkan.

Tekanan itu muncul setelah Arsenal tampil impresif dengan kemenangan 3-0 atas Fulham FC. Hasil tersebut membuat The Gunners unggul dalam selisih gol—+41 berbanding +37 milik City—serta memimpin enam poin, meski pasukan biru langit masih menyimpan dua laga lebih banyak.

Dalam perburuan gelar yang semakin matematis, selisih gol berpotensi menjadi penentu akhir. Namun, Pep Guardiola menolak larut dalam hitung-hitungan.

Baca Juga: BPK Temukan Rp161,73 Miliar Subsidi Haji Tak Tepat Sasaran, Ribuan Jemaah Bermasalah Tetap Berangkat

“Kemenangan tetap yang utama. Kami tidak boleh kehilangan fokus,” tegasnya.

Meski demikian, konteks kompetisi membuat setiap gol memiliki bobot lebih. Menang tipis bisa berarti kehilangan momentum, sementara kemenangan besar dapat menjadi investasi krusial di akhir musim.

Di atas kertas, City memiliki alasan untuk percaya diri. Statistik menunjukkan dominasi yang konsisten: hanya sekali kalah dari Everton dalam 20 pertemuan sejak 2017, dengan 15 kemenangan dan empat hasil imbang. Rekor David Moyes sebagai pelatih Everton pun tak cukup menjadi penghalang—Pep belum pernah kalah dalam 15 pertemuan di liga.

Namun, sepak bola jarang tunduk sepenuhnya pada angka. Everton, terlebih di markas barunya di Dickinson Hill, menawarkan tantangan berbeda: organisasi bertahan yang disiplin dan atmosfer yang tak mudah ditaklukkan.

“Selalu sulit bermain di sana. Mereka bertahan dengan sangat baik,” aku Pep.

Baca Juga: Tutup Musim dengan Imbang, PSMS Finis Ketujuh

Pertandingan ini juga menjadi gerbang awal bagi jadwal padat City. Setelah lawatan ke Liverpool, mereka masih harus menghadapi Brentford FC, AFC Bournemouth, dan Aston Villa—tiga tim yang sama-sama memburu tiket Eropa. Belum lagi final Piala FA melawan Chelsea serta laga tunda kontra Crystal Palace.

Di sisi lain, Arsenal relatif menghadapi jalur yang lebih landai. Selain melawan tim papan bawah seperti Burnley FC, fokus mereka juga terbagi ke semifinal Liga Champions menghadapi Atletico Madrid.

“Kami harus menjaga mimpi juara tetap hidup,” ujar Mikel Arteta.(jpg/han)

Susunan Para Pemain:

EVERTON (4-2-3-1): 1-Pickford (g); 15-O’Brien, 5-Keane, 6-Tarkowski (c), 16-Mykolenko; 37-Garner, 27-Gueye; 7-McNeil, 22-Dewsbury-Hall, 10-Ndiaye; 9-Beto
Pelatih: David Moyes

MANCHESTER CITY (4-2-3-1): 25-Donnarumma (g); 27-Nunes, 45-Khusanov, 15-Guehi, 33-O’Reilly; 20-Bernardo (c), 14-Nico Gonzalez; 42-Semenyo, 10-Cherki, 11-Doku; 9-Haaland
Pelatih: Pep Guardiola 

Editor : Johan Panjaitan
#everton #manchester city #arsenal #premier league