Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Andik Vermansah Banjir Tawaran, Bidik Comeback ke Kasta Tertinggi

Johan Panjaitan • Kamis, 21 Mei 2026 | 10:00 WIB
Andik Vermansyah. (liputan6)
Andik Vermansyah. (liputan6)

 

SURABAYA, Sumutpos.jawapos.com-Usia boleh menginjak 34 tahun, tetapi semangat dan kualitas Andik Vermansah belum menunjukkan tanda meredup. Musim gemilang bersama Garudayaksa FC menjadi bukti bahwa winger lincah asal Jember itu masih layak bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

Andik tampil impresif sepanjang Championship 2025-2026 dengan mencatatkan dua gol dan 13 assist, sekaligus menobatkannya sebagai top assist kompetisi. Kontribusinya juga berperan besar membawa Garudayaksa FC keluar sebagai juara dan memastikan tiket promosi ke Super League musim depan.

Performa tersebut langsung membuat namanya kembali diburu sejumlah klub.

“Sudah ada beberapa tawaran yang datang kepada saya. Ada empat tim Championship dan satu klub Super League yang meminta saya bergabung,” ujar Andik saat ditemui Jawa Pos di kediamannya, Selasa (20/5).

Meski begitu, mantan pemain Persebaya Surabaya itu masih enggan membuka identitas klub-klub yang mengincarnya.

Bagi Andik, usia bukan alasan untuk menepi dari persaingan sepak bola elite. Pemain yang pernah mencuri perhatian dunia saat ditekel David Beckham di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu justru ingin kembali membuktikan dirinya di kasta tertinggi.

“Jujur, saya ingin merasakan bermain di kompetisi kasta teratas. Insyaallah, Andik belum habis,” tegasnya.

Baca Juga: Pep Guardiola Diabadikan Jadi Nama Tribun Stadion Etihad

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Musim ini, Andik menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Garudayaksa FC. Ia hampir selalu menjadi pilihan utama dan hanya absen ketika mengalami cedera.

“Meskipun usia saya sudah di atas 30 tahun, tetapi dalam pikiran saya, saya masih bisa bersaing dengan pemain berusia 26 atau 27 tahun,” katanya.

Andik menyadari ketatnya persaingan sepak bola modern menuntut pemain menjaga kondisi fisik secara maksimal. Karena itu, ia menerapkan disiplin tinggi dalam menjaga kebugaran tubuh.

Menurutnya, rutinitas gym, latihan tambahan, pola makan sehat, hingga menjaga kualitas istirahat menjadi kunci utama agar tetap kompetitif di usia yang tidak lagi muda untuk ukuran pesepak bola profesional.

Baca Juga: Wakil Bupati Syafrizal Hadiri Paskah Oikumene 2026, Serahkan 100 Paket Sembako untuk Anak Yatim Piatu

“Saya rajin nge-gym dan selalu melakukan latihan tambahan. Itu juga saya imbangi dengan banyak istirahat pada malam harinya dan pola makan sehat,” ungkap pemain yang pernah berkarier di Malaysia bersama Selangor FC dan Kedah Darul Aman FC tersebut.(jpg/han)

Kini, di tengah derasnya tawaran yang datang, Andik tampaknya belum ingin sekadar menjadi legenda masa lalu. Ia masih ingin berlari, menari di sisi lapangan, dan membuktikan bahwa pengalaman tetap punya tempat di sepak bola modern.

Editor : Johan Panjaitan
#andik vermansyah #banjir tawaran #kasta tertinggi #garudayaksa