Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Timnas Indonesia U-19 Siap Tempur Lawan Myanmar, Nova Arianto Fokus Bangun Mental Juara Garuda Muda

Johan Panjaitan • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB
Pelatih Kepala Timnas Indonesia U 19, Nova Arianto.(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)
Pelatih Kepala Timnas Indonesia U 19, Nova Arianto.(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Langkah Timnas Indonesia U-19 di ASEAN U-19 Championship 2026 akan dimulai dari Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6/2026). Menghadapi Myanmar pada laga perdana Grup A, skuad Garuda Muda datang bukan sekadar membawa ambisi meraih kemenangan, tetapi juga mengusung misi yang lebih besar: membentuk generasi pemain yang siap menembus level tertinggi sepak bola nasional.

Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur menghadapi pertandingan pembuka. Namun bagi Nova, turnamen ini tidak hanya berbicara soal trofi atau hasil akhir, melainkan bagian dari proses panjang membangun karakter, mentalitas, dan kualitas pemain muda Indonesia.

"Tujuan utama saya adalah membentuk mental pemain agar siap masuk ke tim nasional senior. Kesuksesan terbesar bukan hanya menjadi juara di kelompok usia, tetapi ketika pemain-pemain ini nantinya mampu menjadi bagian penting Timnas Indonesia senior," ujar Nova dalam konferensi pers di Hotel Aryaduta Medan, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga: Aulia Pitra Resmi Daftar Calon Ketua Umum KONI Tebing Tinggi, Kantongi Dukungan Mayoritas Cabor

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu menilai setiap pengalaman yang diperoleh pemain di level internasional merupakan investasi berharga bagi perkembangan mereka. Karena itu, ia ingin para pemain menikmati setiap proses yang dijalani tanpa dibebani ekspektasi berlebihan.

Nova mengakui dirinya selalu memiliki ambisi untuk memenangkan setiap pertandingan. Namun ambisi tersebut tidak ingin ia jadikan tekanan yang justru menghambat perkembangan para pemain muda.

"Saya selalu ingin menjadi yang terbaik dan memenangkan setiap pertandingan. Tetapi saya tidak mau membebani pemain dengan target yang berlebihan. Yang saya minta sederhana, mereka bermain maksimal, memberikan 100 persen kemampuan mereka, dan berusaha meraih kemenangan di setiap pertandingan," tegasnya.

Baginya, setiap laga adalah ruang belajar sekaligus evaluasi. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah menjalani pertandingan demi pertandingan dengan konsentrasi penuh.

"Saya ingin pemain fokus pada proses, menikmati pertandingan, dan tidak terbebani dengan status apa pun. Yang terpenting adalah bagaimana mereka terus berkembang," tambah Nova.

Fokus Jaga Mental Jelang Turnamen

Nova mengungkapkan persiapan tim di Medan berjalan sesuai rencana sejak kedatangan skuad beberapa hari lalu. Selain pematangan taktik dan strategi, perhatian khusus diberikan pada aspek mental serta psikologis pemain.

Baca Juga: Rudi Baros Dilantik jadi Ketua KORMI Binjai

Menurutnya, tekanan yang dihadapi pemain muda saat ini cukup besar. Selain harus tampil maksimal di ASEAN U-19 Championship, mereka juga sedang dipersiapkan menghadapi agenda yang lebih penting, yakni Kualifikasi Piala Asia U-20 pada September mendatang.

"Kami datang lebih awal ke Medan dan fokus utama kami adalah menjaga kondisi mental serta psikologis pemain. Persaingan tidak mudah dan semua tim datang dengan persiapan yang baik," katanya.

ASEAN U-19 Championship 2026, lanjut Nova, menjadi ajang yang sangat ideal untuk mengukur sejauh mana perkembangan tim sebelum memasuki target utama tahun ini.

"Turnamen ini sangat bagus untuk mengukur perkembangan tim. Dari sini kami bisa melihat kekurangan yang harus diperbaiki sebelum memasuki kualifikasi Piala Asia U-20," jelasnya.

Grup A Disebut Paling Ketat

Menghadapi Myanmar bukan perkara mudah. Nova menilai Grup A menjadi salah satu grup paling kompetitif dalam turnamen kali ini karena seluruh tim datang dengan persiapan matang.

Ia secara khusus menyoroti perkembangan Vietnam dan Myanmar yang dinilai menunjukkan peningkatan kualitas signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Penonton Terharu Saksikan Perjuangan Kay dalam Film 'Nobody Loves Kay'

"Menurut saya Grup A sangat kompetitif. Vietnam memiliki persiapan yang sangat baik. Myanmar juga menunjukkan perkembangan yang bagus dan mampu memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Thailand. Indonesia sendiri juga melakukan persiapan dengan baik," ungkapnya.

Justru karena ketatnya persaingan tersebut, Nova menilai fase grup akan menjadi tolok ukur yang tepat untuk mengetahui kekuatan sesungguhnya Timnas Indonesia U-19.

"Ini menjadi ujian yang sangat baik untuk melihat posisi tim kami saat ini dan apa yang harus kami benahi ke depan," katanya.

Becker Jadi Andalan

Di tengah persiapan menghadapi Myanmar, Nova juga menaruh kepercayaan besar kepada salah satu pemain yang dinilainya memiliki kualitas dan pengalaman internasional yang mumpuni, yakni Mattew Becker.

Nova mengaku telah mengenal Becker sejak tampil pada level usia muda dan melihat perkembangan signifikan dari pemain tersebut.

"Saya sudah mengenal Becker sejak Piala Dunia U-17. Dari sisi pengalaman, pemahaman permainan hingga aspek taktikal, saya melihat dia memiliki kualitas yang sangat baik. Karena itu saya optimistis dia bisa memberikan kontribusi positif bersama rekan-rekannya di tim ini," ujarnya.

Baca Juga: Dr Dimas Sofani Lubis : Masyarakat Harus Bangga dengan Pancasila

Kini, setelah berbulan-bulan menjalani persiapan, Garuda Muda berada di ambang ujian pertama mereka. Dukungan ribuan suporter yang diperkirakan memadati Stadion Utama Sumatera Utara diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk mengawali turnamen dengan hasil positif.

Laga melawan Myanmar bukan sekadar pertandingan pembuka. Bagi Nova Arianto dan anak asuhnya, duel ini menjadi langkah awal membangun fondasi menuju target yang lebih besar: melahirkan generasi baru pemain Indonesia yang siap bersaing di level Asia dan membawa Merah Putih terbang lebih tinggi. (san/han)

Editor : Johan Panjaitan
#timnas indonesia u-19 #laga perdana #kualitas #mental #myanmar