Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Inggris vs Kroasia: Bellingham Siap Tantang Modric dalam Duel Generasi di Arlington

Johan Panjaitan • Rabu, 17 Juni 2026 | 12:30 WIB
Gelandang Inggris Jude Bellingham bakal beradu kreativitas dengan gelandang Kroasia Luka Modric dalam matchday perdana grup L Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, dini hari nanti (18/6). (chatGpt)
Gelandang Inggris Jude Bellingham bakal beradu kreativitas dengan gelandang Kroasia Luka Modric dalam matchday perdana grup L Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, dini hari nanti (18/6). (chatGpt)

 

ARLINGTON, Sumutpos.jawapos.com – Laga Inggris kontra Kroasia di AT&T Stadium, Arlington, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Sport pukul 03.00 WIB) bukan sekadar pertandingan uji kekuatan dua tim besar Eropa. Sorotan utama tertuju pada duel lintas generasi antara Jude Bellingham dan Luka Modric.

Di satu sisi, Kroasia masih bertumpu pada sosok Luka Modric yang menjadi pusat permainan Vatreni selama lebih dari satu dekade. Di sisi lain, Inggris datang dengan generasi baru yang dipimpin Jude Bellingham, gelandang muda yang kini dipercaya mengemban peran sebagai motor serangan The Three Lions.

Duel Generasi: Bellingham vs Modric

Meski terpaut usia hampir dua dekade, keduanya akan berhadapan dalam peran yang sama di lini tengah. Thomas Tuchel bahkan disebut menyiapkan Bellingham sebagai gelandang nomor 10 untuk beradu langsung dengan Modric dalam duel kreativitas di lapangan tengah.

Baca Juga: Viral Bupati Deliserdang Soal Jalan Rusak dan Pajak, Publik Soroti Anggaran Rp6,4 Miliar APKASI

Menariknya, Bellingham tidak asing dengan sosok Modric. Keduanya pernah berbagi ruang ganti di Real Madrid pada musim 2023/2024 hingga 2024/2025, sebelum Modric melanjutkan kariernya ke AC Milan. Kini, keduanya kembali bertemu sebagai lawan di level tim nasional.

Jordan Henderson menegaskan bahwa Bellingham membawa dimensi berbeda bagi Inggris. “Jude benar-benar memberi faktor X dalam tim kami. Dia pemain hebat di laga besar,” ujarnya kepada laman resmi FA.

Modric Masih Jadi Jantung Kroasia

Di kubu Kroasia, Luka Modric tetap menjadi figur sentral meski usianya telah menginjak 40 tahun. Sang kapten masih menjadi pengatur ritme permainan dan simbol konsistensi Vatreni di panggung internasional.

Bahkan, laga ini menjadi penampilan ke-199 Modric bersama tim nasional Kroasia, sebuah pencapaian yang menegaskan statusnya sebagai legenda hidup sepak bola Eropa.

Pandit sekaligus mantan striker Inggris, Gabby Agbonlahor, menilai Inggris tidak perlu terlalu gentar. “Dia sudah 40 tahun, performanya tentu tidak sama seperti beberapa tahun lalu,” katanya kepada Evening Standard.

Baca Juga: Portugal vs RD Kongo: Menunggu Ledakan Cristiano Ronaldo

Namun, pengalaman Modric di laga besar tetap menjadi ancaman nyata bagi Inggris, terutama dalam mengatur tempo permainan dan membaca situasi krusial.

Modric Lepas Topeng, Siap Tampil Penuh

Laga ini juga menyimpan catatan menarik terkait kondisi Modric. Gelandang senior itu sebelumnya sempat menggunakan topeng pelindung wajah setelah mengalami cedera pipi saat membela AC Milan melawan Juventus pada April lalu.

Namun, dalam sesi latihan terakhir Kroasia, Modric sudah tidak lagi menggunakan pelindung tersebut. Ia mengindikasikan siap tampil tanpa hambatan.

“Feeling-nya akan berbeda, tapi saya sudah terbiasa bermain dengan dan tanpa topeng,” ujar Modric.

Duel Eksperimen Pep Guardiola di Laga Internasional

Selain duel utama Bellingham–Modric, pertandingan ini juga menghadirkan pertemuan menarik antara dua pemain Manchester City: Nico O’Reilly dan Josko Gvardiol.

Keduanya merupakan bagian dari eksperimen taktis Pep Guardiola yang kerap menggeser posisi natural pemain demi kebutuhan tim. O’Reilly yang sejatinya gelandang kini bermain sebagai bek kiri, sementara Gvardiol juga kerap diposisikan di sisi yang sama meski berposisi asli sebagai bek tengah.

“Saya akan menunjukkan kemampuan saya yang sebenarnya,” ujar O’Reilly.

Laga Netral, Ambisi Tak Berubah

Secara sejarah, Kroasia terakhir kali mengalahkan Inggris di laga kompetitif terjadi pada semifinal Piala Dunia 2018 di Moskow. Sementara Inggris pernah membalas di Euro 2020 saat bermain di Wembley.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic menegaskan timnya siap menghadapi tantangan meski bermain di tempat netral. “Kami selalu optimistis dan akan berusaha maksimal untuk menaklukkan lawan yang kuat,” ujarnya.

Pertemuan ini pun diprediksi menjadi lebih dari sekadar uji coba, melainkan panggung pembuktian antara generasi emas Inggris dan warisan kejayaan Kroasia yang masih bertahan di tangan Luka Modric.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#modric #kroasia #bellingham #inggris