Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Belgia vs Iran: Adu Ketajaman Lukaku dan Taremi di Laga Penentuan Grup G

Johan Panjaitan • Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB
Romelu Lukaku dan Meunier pada laga Belgia Vs Rusia. (skysport)
Romelu Lukaku dan Meunier pada laga Belgia Vs Rusia. (skysport)

 

INGLEWOOD, Sumutpos.jawapos.com – Matchday kedua Grup G Piala Dunia 2026 menghadirkan duel yang sarat kepentingan ketika Belgia berhadapan dengan Iran di SoFi Stadium, Inglewood, Senin (22/6) dini hari WIB. Setelah sama-sama gagal meraih kemenangan pada laga pembuka, kedua tim kini menghadapi pertandingan yang berpotensi menentukan nasib mereka di turnamen.

Satu poin yang diraih masing-masing tim pada laga pertama membuat persaingan di Grup G masih terbuka lebar. Namun, hasil imbang kali ini jelas bukan target ideal. Tiga poin menjadi harga mati untuk memperbesar peluang melangkah ke fase gugur.

Belgia datang dengan modal hasil seri 1-1 melawan Mesir. Meski gagal mengamankan kemenangan, tim besutan Rudi Garcia tampil dominan dan mengendalikan jalannya pertandingan. Sayangnya, sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol akibat buruknya penyelesaian akhir.

Baca Juga: Dr Dimas Sofani : Pancasila Solusi dari Setiap Permasalahan Berbangsa dan Bernegara..

Secara keseluruhan, performa Belgia dalam beberapa bulan terakhir terbilang menjanjikan. Kemenangan atas Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia menunjukkan bahwa generasi baru Setan Merah masih memiliki kapasitas untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.

Pengalaman para pemain senior seperti Kevin De Bruyne, Youri Tielemans, dan Thibaut Courtois tetap menjadi fondasi utama permainan Belgia. Namun perhatian terbesar tertuju pada kondisi Romelu Lukaku.

Striker andalan Belgia itu belum tampil dalam kondisi terbaik saat menghadapi Mesir. Jika pulih dan dimainkan sejak awal, kehadirannya dapat memberikan dimensi berbeda di lini depan, terutama dalam duel fisik dan penyelesaian akhir di kotak penalti.

Namun Belgia tak sepenuhnya bergantung pada Lukaku. Charles De Ketelaere maupun sejumlah opsi lain di lini serang siap mengambil peran jika dibutuhkan. Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan yang membuat Belgia tetap difavoritkan.

Di kubu lawan, Iran datang dengan rasa percaya diri yang tidak kalah besar. Mereka berhasil bangkit dua kali sebelum memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada pertandingan pembuka.

Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Sebut Amerika Serikat Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Australia

Hasil tersebut memperlihatkan karakter kuat Team Melli yang tak mudah menyerah meski berada dalam tekanan. Efektivitas serangan balik mereka juga menjadi ancaman nyata bagi siapa pun yang lengah.

Nama Mehdi Taremi kembali menjadi tumpuan utama. Striker berpengalaman itu memiliki naluri mencetak gol yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam satu momen. Di belakangnya, Mohammad Mohebi dan Ramin Rezaeian juga tampil impresif.

Rezaeian bahkan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh saat melawan Selandia Baru berkat kontribusi gol dan assist yang dicatatkannya. Pergerakannya dari sisi kanan diprediksi akan menjadi salah satu sumber ancaman terbesar bagi lini belakang Belgia.

Meski demikian, Iran masih menyimpan pekerjaan rumah besar di sektor pertahanan. Saat menghadapi Selandia Baru, koordinasi lini belakang beberapa kali terlihat rapuh dan memberikan ruang berbahaya bagi lawan.

Kelemahan tersebut berpotensi menjadi celah yang dimanfaatkan Belgia, terutama jika De Bruyne mampu menemukan ritme permainan terbaiknya.

Secara statistik, kedua tim datang dengan tren yang cukup positif. Belgia belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Sementara Iran membukukan tiga kemenangan, satu hasil seri, dan satu kekalahan.

Menariknya, laga ini menjadi pertemuan pertama Belgia dan Iran di level senior. Ketiadaan rekam jejak pertemuan membuat kedua pelatih harus mengandalkan analisis taktis dan pembacaan permainan secara maksimal.

Baca Juga: Laka Beruntun di Sumbul Dairi, 2 Tewas dan 7 Luka-Luka, Diduga Truk Alami Rem Blong

Jika melihat kualitas individu, pengalaman di panggung besar, serta kedalaman skuad, Belgia masih berada satu tingkat di atas Iran. Namun Iran telah berulang kali membuktikan diri sebagai tim yang disiplin, sulit ditembus, dan mampu memberi kejutan pada turnamen besar.

Pertarungan lini tengah diperkirakan menjadi kunci pertandingan. Belgia akan mengandalkan kreativitas De Bruyne dan distribusi bola Tielemans, sedangkan Iran berharap kerja keras Saeid Ezatolahi serta rekan-rekannya mampu memutus alur serangan lawan.

Pertandingan diprediksi berlangsung terbuka dengan peluang gol dari kedua kubu. Namun efektivitas dan kualitas pemain Belgia diyakini menjadi faktor pembeda dalam laga ini.(jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
#grup g #belgia #prediksi #piala dunia #iran