SURABAYA, Sumutpos.jawapos.com – Striker muda Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan nomor punggungnya bersama Persebaya Surabaya. Ia resmi memilih nomor 9, angka yang disebutnya membawa keberuntungan dalam perjalanan kariernya di sepak bola profesional.
Kebetulan, nomor tersebut tengah lowong setelah pemilik sebelumnya, Rizky Dwi, dipinjamkan ke Garudayaksa FC pada paruh kedua kompetisi. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Sananta untuk kembali mengenakan nomor yang pernah melekat dalam kariernya.
“Karena bagi saya, nomor sembilan adalah keberuntungan. Nomor ini membantu proses panjang saya sampai saat ini,” ujar Sananta dalam tayangan YouTube resmi klub.
Baca Juga: Abah Sarnuh, Petani 80 Tahun yang Ubah Aliran Air Jadi Sumber Listrik Mandiri di Sukabumi
Nomor 9 bukanlah angka asing bagi penyerang berusia 23 tahun itu. Sejak debut di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, ia memang pernah identik dengan nomor tersebut. Bahkan, ketika memperkuat PSM Makassar pada musim Liga 1 2022–2023, Sananta tampil impresif dengan torehan 11 gol dan 2 assist dari 24 pertandingan.
Performa tersebut menjadi salah satu pijakan penting dalam kariernya hingga kini, sekaligus memperkuat keyakinannya bahwa nomor 9 memiliki makna tersendiri dalam perjalanan profesionalnya.
Meski demikian, Sananta menyadari bahwa mengenakan nomor 9 juga membawa konsekuensi besar. Sebagai ujung tombak, ia dituntut untuk konsisten mencetak gol dan menjadi tumpuan lini serang tim.
“Saya tahu jadi nomor sembilan itu tidak mudah. Karena tuntutannya harus mencetak gol,” ungkapnya.
Baca Juga: Nama Eks Ketua Hipmi, Akbar Himawan Buchari Disebut dalam Sidang Korupsi DJKA
Namun, ia menegaskan siap menerima tantangan tersebut. Baginya, nomor 9 bukan sekadar angka di punggung jersey, melainkan bagian dari perjalanan dan identitas sebagai seorang penyerang.
“Tapi mau tidak mau saya harus ambil nomor sembilan. Karena nomor ini yang sudah membantu saya sampai sejauh ini,” tutupnya.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan