GIRONA, Sumutpos.jawapos.com– Christos Tzolis langsung menunjukkan alasan Arsenal berani menggelontorkan dana besar untuk merekrutnya. Namun, gol indah pada laga debut belum cukup mengakhiri pencarian The Gunners terhadap sosok penyerang sayap kiri elite.
Juara Premier League itu membuka tur pramusim dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Girona FC di Estadi Montilivi, Minggu (2/8). Tzolis, yang didatangkan dari Club Brugge dengan nilai transfer sekitar EUR40 juta (Rp830 miliar), mencetak gol kedua Arsenal pada menit ke-30 setelah Kai Havertz membuka keunggulan pada menit ke-16. Dua gol lainnya disumbangkan Max Dowman (53') dan Gabriel Jesus (55').
Meski Tzolis tampil menjanjikan, Arsenal belum menghentikan perburuan terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Klub asal London Utara itu masih memprioritaskan tambahan amunisi di sektor kiri menyusul hengkangnya Leandro Trossard ke Besiktas, sementara Gabriel Martinelli dinilai belum mampu mengunci posisi tersebut secara konsisten sejak bergabung pada 2019.
Manajer Mikel Arteta memastikan Arsenal masih akan bergerak aktif sebelum bursa transfer ditutup.
Baca Juga: Bangun Pagi Sudah Lelah? Ini 4 Penyebab Energi Habis Meski Tidak Banyak Aktivitas
"Kami sangat aktif untuk mencoba meningkatkan dan mengembangkan tim. Kami berharap akan ada pergerakan dalam beberapa pekan ke depan," ujar Arteta kepada Football London usai pertandingan.
Mencari Penyeimbang Bukayo Saka
Laporan The Athletic menyebut Arsenal telah menjalin komunikasi dengan kubu Vinicius sepanjang musim panas. Situasi kontrak pemain timnas Brasil itu turut menjadi perhatian karena masa baktinya di Real Madrid hanya tersisa satu tahun.
Apabila tak kunjung mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak, Madrid berpotensi melepas Vinicius pada musim panas ini agar tidak kehilangan salah satu aset berharganya secara cuma-cuma tahun depan.
Arteta memang enggan mengomentari nama Vinicius secara spesifik. Namun, kebutuhan Arsenal akan penyerang sayap kiri dengan karakter eksplosif semakin jelas. Selama ini, Bukayo Saka menjadi motor utama serangan dari sisi kanan, sementara sisi seberangnya belum memiliki pemain dengan pengaruh yang setara.
Kecepatan, kemampuan melewati lawan, produktivitas gol, hingga kemampuan menjadi pembeda di laga-laga besar menjadi profil yang diinginkan Arteta.
"Kami perlu meningkatkan persaingan internal dan mengidentifikasi hal-hal yang belum kami miliki dalam tim," kata pelatih asal Spanyol tersebut kepada Sky Sports.
Potensi Reuni Pemain Brasil
Selain Vinicius, Arsenal juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk memboyong kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes.
Jika transfer itu terealisasi, Arsenal akan memiliki koloni pemain Brasil yang cukup besar. Guimaraes dan Vinicius akan bergabung bersama Gabriel Martinelli, Gabriel Magalhaes, serta Gabriel Jesus—lima pemain yang sama-sama memperkuat Timnas Brasil.
Baca Juga: Ijeck Desak Kemenhub Percepat Pemasangan Palang Pintu Usai Tragedi KA Putri Deli di Sergai
Situasi tersebut mengingatkan pada musim 2020-2021 ketika Arsenal sempat memiliki empat pemain Brasil sekaligus, yakni Martinelli, Gabriel Magalhaes, David Luiz, dan Willian. Saat itu, Arsenal menjadi klub Premier League dengan jumlah pemain Brasil terbanyak.
Kini, dengan proyek besar Arteta yang belum selesai, kemenangan atas Girona tampaknya baru menjadi awal. Tzolis memang sudah memberi sinyal positif lewat gol debutnya, tetapi Arsenal masih memburu satu nama besar untuk menyempurnakan lini serang: Vinicius Junior.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan