MADRID, Sumutpos.jawapos.com – Jose Mourinho kembali mencoba menghidupkan salah satu formula yang pernah membuat Real Madrid begitu menakutkan di lini depan. Pada periode pertamanya menangani Los Blancos, pelatih asal Portugal itu memiliki trisula Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gonzalo Higuain.
Kini, pada periode keduanya di Santiago Bernabeu, Mourinho memiliki senjata berbeda. Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Yan Diomande diproyeksikan menjadi trio baru yang diharapkan mampu meneror pertahanan lawan sekaligus mengulang kesuksesan lini depan Real di masa lalu.
Ronaldo, Benzema, dan Higuain pernah menghasilkan kombinasi luar biasa. Pada musim 2010–2011, ketiganya secara akumulatif mencetak 93 gol di semua kompetisi.
Baca Juga: Freeport Ajukan Perpanjangan IUPK, Amankan Masa Depan Grasberg hingga Pasca-2041
Produktivitas tersebut menjadi salah satu catatan impresif dalam sejarah lini depan Real Madrid. Bahkan, kombinasi itu tidak mudah ditandingi oleh trio BBC yang kemudian menjadi andalan Zinedine Zidane—Gareth Bale, Benzema, dan Ronaldo.
Mourinho kini ingin membangun cerita baru dengan wajah yang lebih muda dan eksplosif.
Diomande Jadi Bagian Proyek Besar Mourinho
Pada Jumat (7/8), proyek tersebut mendapat tambahan amunisi setelah Yan Diomande resmi bergabung dengan Real Madrid.
Penyerang sayap berusia 19 tahun itu mendarat di Valdebebas setelah Real Madrid dan RB Leipzig mencapai kesepakatan transfer senilai EUR125 juta atau sekitar Rp2,57 triliun.
Diomande bukan sekadar investasi untuk masa depan. Kecepatan, kreativitas, serta kemampuannya bermain di area sayap membuatnya diproyeksikan menjadi bagian penting dari trisula bersama Mbappe dan Vinicius.
Pelatih Diomande di Akademi DME, Kioki Raul, bahkan melihat potensi besar dari kombinasi ketiganya.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Ditabrak KA Hutaba Kargo
“Jika ketiganya bermain bersama sebagai starter, mereka bakal menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan mana pun. Mereka memiliki kecepatan dan kreativitas yang luar biasa,” ujar Kioki kepada Diario AS.
Diomande sendiri tidak menyembunyikan antusiasmenya untuk segera bermain bersama dua bintang Real Madrid tersebut.
Dalam sambutannya sebagai pemain anyar Los Blancos, dia mengaku tidak sabar berkolaborasi dengan Vinicius dan Mbappe.
“Aku berharap bisa memberikan performa yang tidak akan mengecewakan para penggemar Real Madrid,” kata Diomande seperti dilansir Marca.
Jika ekspektasi tersebut terwujud, Mourinho memiliki tiga penyerang dengan karakter yang saling melengkapi: Mbappe dengan kecepatan dan naluri mencetak gol, Vinicius dengan akselerasi serta kreativitas di sisi kiri, dan Diomande yang membawa energi serta kemampuan eksplosif dari sektor sayap.
Vini Bertahan, Gaji Mendekati Mbappe
Di tengah kedatangan Diomande, Real Madrid juga berhasil memastikan masa depan Vinicius.
Pemain asal Brasil itu menandatangani kontrak baru yang membuatnya bertahan di Santiago Bernabeu hingga Juni 2032. Kesepakatan tersebut sekaligus meredam spekulasi mengenai kemungkinan kepindahannya, termasuk rumor ketertarikan Arsenal.
Baca Juga: DPRD dan Pemkab Labura Bahas RAPBD 2027, Fokuskan Anggaran pada Pembangunan
Kontrak anyar tersebut juga membuat Vini mendapatkan bayaran yang mendekati Mbappe.
Mbappe masih menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Real Madrid. Striker yang memiliki julukan Donatello itu disebut menerima sekitar EUR35 juta atau Rp721,2 miliar per musim.
Sementara Vini dalam kontrak barunya mendapatkan sekitar EUR32 juta atau Rp659,3 miliar per musim.
Vini pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari proyek besar Real Madrid.
“Delapan musimku di (Estadio Santiago) Bernabeu terlalu singkat. Enam musim lagi dan aku akan di sini selamanya,” tulis Vini melalui Instagram.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal jelas bahwa Vinicius masih ingin menjadi bagian utama dari masa depan Los Blancos.
Debut Trisula Mulai Dinanti
Kini perhatian beralih kepada satu pertanyaan: kapan trisula Diomande-Mbappe-Vini pertama kali dimainkan bersama?
Real Madrid masih memiliki tiga pertandingan pramusim sebelum membuka perjalanan di LALIGA 2026–2027. Los Blancos dijadwalkan menjalani laga tandang melawan RCD Espanyol pada 23 Agustus.
Baca Juga: Pengprov POBSI Sumut 2026-2030 Resmi Dilantik, Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Sebelum itu, Real akan menghadapi Ferencvarosi TC di Groupama Arena, Budapest, pada 9 Agustus.
Setelahnya, pasukan Mourinho dijadwalkan tampil dalam Trofeo Teresa Herrera menghadapi Deportivo La Coruna di Estadio Abanca-Riazor, A Coruna, pada 13 Agustus. Laga pramusim terakhir akan mempertemukan Real dengan Schalke 04 di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, pada 17 Agustus.
Tiga pertandingan tersebut menjadi panggung yang menarik untuk melihat sejauh mana Mourinho mulai menemukan formula terbaiknya.
Sebab, membangun trisula baru bukan sekadar menumpuk tiga pemain bintang di lini depan. Mourinho harus menemukan keseimbangan peran, ruang, dan chemistry di antara ketiganya.
Ronaldo-Benzema-Higuain pernah menghasilkan 93 gol dalam satu musim.
Kini, Mourinho memiliki tantangan baru: membuat Diomande-Mbappe-Vini bukan sekadar trio mahal, tetapi menjadi mesin gol baru yang kembali membuat lini pertahanan lawan kehilangan rasa aman.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan