SERDANG BEDAGAI, Sumutpos.jawapos.com– PS Sukajadi keluar sebagai kampiun Turnamen Sepak Bola Piala Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) U-23 Tahun 2026. Gelar juara diraih setelah menundukkan PS Sejati Jaya pada partai final yang berlangsung di Stadion Mini Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Minggu (9/8/2026).
Turnamen yang bergulir sejak 22 Juli itu resmi ditutup Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan. Penutupan sekaligus dirangkai dengan penyerahan trofi dan penghargaan kepada tim serta pemain terbaik.
PS Sukajadi menjadi yang terbaik dalam turnamen tersebut. PS Sejati Jaya harus puas sebagai runner-up, sementara PS Perpapi menempati posisi ketiga dan PSTS berada di peringkat keempat.
Baca Juga: 7 Rumah di Lau Kersik Dairi Hangus Terbakar, 2 Terpaksa Dirusak untuk Hentikan Api
Dari penghargaan individu, Alim dari Sejati Jaya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, sedangkan gelar Top Skor menjadi milik Cahyo dari PS Perpapi.
Sukajadi Diingatkan Tak Cepat Puas
Bupati Sergai Darma Wijaya menyampaikan apresiasi kepada PS Sukajadi atas keberhasilan merebut gelar juara. Namun, ia mengingatkan para pemain agar trofi tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti berkembang.
“Selamat kepada tim Sukajadi yang berhasil menjadi juara. Jangan cepat puas dengan hasil yang diraih hari ini. Terus tingkatkan kemampuan dan kualitas, sehingga ke depan bisa membawa nama Sergai hingga ke tingkat nasional,” ujar Darma Wijaya.
Bagi pemerintah daerah, turnamen U-23 bukan semata-mata tentang siapa yang mengangkat trofi di akhir kompetisi. Lebih jauh, ajang tersebut diharapkan menjadi ruang pembentukan pemain muda sekaligus pintu masuk untuk menemukan talenta-talenta baru sepak bola Sergai.
Baca Juga: Pemkab Karo Janji ‘Angkat Kaki’ dari RSUD Kabanjahe Akhir 2027
Darma Wijaya menilai kompetisi seperti ini memiliki dampak yang lebih luas. Selain memberi kesempatan kepada generasi muda mengembangkan kemampuan, kehadiran pertandingan juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.
“Turnamen seperti ini banyak manfaatnya. Selain menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan kemampuan, kegiatan ini juga ikut menghidupkan UMKM masyarakat di sekitar lokasi pertandingan,” katanya.
Sergai Punya Talenta, Tinggal Didorong
Darma Wijaya menegaskan, Serdang Bedagai memiliki modal besar untuk berkembang sebagai salah satu daerah penghasil pesepak bola potensial di Sumatera Utara.
Ia menyebut setiap tahun terdapat pemain asal Sergai yang mendapat kesempatan bergabung dengan PSSI. Menurutnya, fakta tersebut menunjukkan bahwa potensi pemain muda di daerah tersebut cukup menjanjikan.
“Di Sergai ini banyak sekali talenta-talenta sepak bola. Setiap tahun selalu ada anak-anak kita yang bergabung dengan PSSI. Ini menunjukkan bahwa kita memiliki potensi besar untuk melahirkan pemain sepak bola berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan lapangan di berbagai wilayah, termasuk sejumlah lapangan yang berada di kawasan perkebunan, menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan sepak bola.
Kendati Sergai belum memiliki stadion, Darma Wijaya menilai keterbatasan fasilitas tidak semestinya menjadi alasan bagi pemain muda untuk berhenti mengejar prestasi.
Baca Juga: Hidup dengan Satu Ginjal Tetap Bisa Normal tapi Sangat Rentan, Jagalah!
“Meskipun Sergai belum memiliki stadion, tetapi kita sudah memiliki banyak pemain berbakat. Jadi semuanya kembali kepada kesungguhan sumber daya manusianya. Kalau mau berlatih dan terus meningkatkan kemampuan, saya yakin akan lahir pemain-pemain hebat dari Sergai,” tegasnya.
Bukan Sekadar Mencari Juara
Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Piala Bupati dan Wakil Bupati Sergai U-23 Tahun 2026, Darmawan, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya membuka ruang pembinaan bagi generasi muda, khususnya di bidang sepak bola.
Menurutnya, kompetisi yang dimulai 22 Juli 2026 itu diikuti tim-tim dari berbagai wilayah di Sergai, bahkan terdapat peserta dari luar daerah.
Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung dengan mengedepankan sportivitas, disiplin, serta semangat persaudaraan antarpemain dan antartim.
“Turnamen ini tidak hanya bertujuan untuk mencari juara, tetapi yang paling utama adalah menjadi wadah pembinaan bagi para pemain muda U-23 agar dapat mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding dan menemukan bibit-bibit sepak bola potensial dari Kabupaten Serdang Bedagai,” kata Darmawan.
Baca Juga: Jangan Main Api, Ini Dampak Selingkuh yang Dirasakan Pelaku
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sergai, Bupati dan Wakil Bupati, seluruh peserta, perangkat pertandingan, unsur keamanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang ikut mengawal turnamen hingga pertandingan terakhir.
Penutupan turnamen turut dihadiri Camat Tanjung Beringin bersama unsur Forkopimcam, jajaran panitia, serta ratusan masyarakat dan pecinta sepak bola yang memadati Stadion Mini Desa Nagur.
Dengan berakhirnya laga final, PS Sukajadi resmi mencatatkan namanya sebagai juara Piala Bupati dan Wakil Bupati Sergai U-23 2026. PS Sejati Jaya menjadi runner-up, disusul PS Perpapi di posisi ketiga dan PSTS sebagai juara keempat.
Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini meninggalkan pekerjaan rumah yang lebih penting: memastikan talenta muda yang telah ditemukan tidak berhenti setelah peluit final berbunyi. Sebab, trofi hanya menjadi tanda kemenangan hari ini, sementara pembinaan yang konsistenlah yang menentukan apakah Sergai benar-benar mampu melahirkan pemain yang menembus level nasional. (fad/han)
Editor : Johan Panjaitan