Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Punya Keuntungan Bermain di Kandang

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. (Dok: istimewa)
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. (Dok: istimewa)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com – Indonesia mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen sepak bola internasional baru di bawah naungan FIFA yang khusus digelar untuk kawasan Asia Tenggara.

Turnamen perdana tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk Premier Division, sementara Challenge Division digelar di Hong Kong.

Kesempatan bermain di kandang sendiri menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap status tuan rumah tidak hanya menghadirkan kesuksesan dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu dimanfaatkan skuad Garuda untuk memburu prestasi.

Baca Juga: Dugaan Korupsi MBG Bergulir, Kejagung Periksa 16 Saksi Termasuk 10 Direktur

“Sebagai tuan rumah, kalau bisa tim nasionalnya juga berprestasi dengan baik. Ya, ini hal-hal yang tentu kita harapkan sebagai masyarakat sepak bola,” ujar Erick di Gedung Kemenpora, Senin (10/8/2026).

Garuda Satu Grup dengan India, Malaysia dan Singapura

Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 diikuti delapan negara yang terbagi dalam dua grup.

Indonesia berada di Grup A bersama India, Malaysia dan Singapura. Sedangkan Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand dan Filipina.

Komposisi tersebut membuat persaingan diprediksi berlangsung ketat. Indonesia harus finis sebagai tim terbaik di grup untuk memastikan tiket ke pertandingan final.

Format turnamen juga cukup berbeda. Tidak ada babak semifinal. Tim teratas dari masing-masing grup langsung berhadapan di partai final untuk menentukan juara Premier Division.

Baca Juga: MUI Jelaskan Hukum Uang Pendaftaran Lomba 17 Agustus, Bisa Jadi Haram Jika Jadi Hadiah

Sementara itu, Challenge Division diikuti enam negara.

Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar dan Brunei, sedangkan Grup B berisi Kamboja, Laos dan Timor Leste.

Masuk Kalender FIFA

Erick menilai keberadaan FIFA ASEAN Cup 2026 dalam kalender FIFA menjadi keuntungan besar bagi Indonesia.

Sebab, turnamen yang digelar bertepatan dengan FIFA International Window tersebut memungkinkan pemain yang berkarier di klub dalam maupun luar negeri dipanggil memperkuat tim nasional sesuai ketentuan pelepasan pemain FIFA.

Dengan demikian, PSSI memiliki peluang untuk menurunkan kekuatan terbaik.

“Khusus buat FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya,” kata Erick yang juga Ketua Umum PSSI.

Baca Juga: Jalan Penghubung Sudua'ori–Gomo Putus Total, Bupati Nisel Minta Penanganan Darurat Segera

Peluang tersebut menjadi penting bagi Indonesia setelah perjalanan Timnas di berbagai turnamen internasional sebelumnya. Bermain di hadapan pendukung sendiri dengan dukungan pemain terbaik diharapkan dapat meningkatkan peluang Garuda bersaing memperebutkan gelar.

Jawa Barat dan Jakarta Jadi Pusat Pertandingan

Sebagai tuan rumah Premier Division, Indonesia menyiapkan sejumlah venue di Jawa Barat dan Jakarta.

Di Jawa Barat, Stadion Si Jalak Harupat disiapkan sebagai event site. Sejumlah fasilitas lain menjadi stadion pendukung, yakni Stadion ITB, Arcamanik, Sidolig, Stadion Unpad dan IPDN Jatinangor.

Sementara di Jakarta, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi venue utama. Adapun Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro serta Lapangan Latih JIS 1 dan 2 disiapkan sebagai venue pendukung.

Penentuan sejumlah venue tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan turnamen tidak hanya berpusat di satu kawasan, tetapi melibatkan fasilitas olahraga di dua wilayah.

Pemerintah Beri Dukungan

Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 juga mendapat dukungan langsung dari pemerintah.

Erick menyebut, sebelumnya Presiden telah mengirimkan Government Guarantee kepada FIFA sebagai bagian dari proses pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah.

Saat ini, PSSI masih menyelesaikan pembahasan host contract bersama FIFA. Menurut Erick, ketentuan dalam kontrak tersebut tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 ketika Indonesia menjadi tuan rumah.

Baca Juga: Dana CSR Rp2 Miliar untuk SMA Bina Kasih Dipertanyakan, DPRD Karo Minta Proses Dibuka

Bagi Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar turnamen baru. Ajang ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah sekaligus menguji kekuatan Timnas dengan komposisi pemain terbaik.

Kini, tantangannya berada di lapangan. Status tuan rumah harus diterjemahkan menjadi keuntungan nyata bagi Garuda: tampil lebih siap, bermain lebih percaya diri, dan mengejar gelar di hadapan publik sendiri.

Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Premier Division

Grup A

Indonesia
India
Malaysia
Singapura

Grup B

Vietnam
Pakistan
Thailand
Filipina

Challenge Division

Grup A

Hong Kong
Myanmar
Brunei

Grup B

Kamboja
Laos
Timor Leste. (jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
fifa asean cup 2026 indonesia tuan rumah