Nasser Al-Khelaifi Digadang Jadi Suksesor Gianni Infantino

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:05 WIB
Nasser Al-Khelaifi. (lequipe)
Nasser Al-Khelaifi. (lequipe)

 

PARIS, Sumutpos.jawapos.com-Nama Nasser Al-Khelaifi mulai mencuat sebagai salah satu kandidat kuat untuk menggantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA. Popularitas Presiden Paris Saint-Germain (PSG) asal Qatar itu meningkat tajam setelah membawa klub raksasa Prancis tersebut menikmati periode kesuksesan di pentas Eropa.

Prestasi PSG dalam dua musim terakhir ikut mengangkat pamor Al-Khelaifi di panggung sepak bola internasional. Sosok yang selama ini identik dengan proyek besar PSG tersebut kini mulai dikaitkan dengan posisi tertinggi dalam tata kelola sepak bola dunia.

Wacana itu muncul di tengah tekanan terhadap Gianni Infantino. Presiden FIFA tersebut disebut menghadapi desakan untuk mundur setelah muncul kontroversi terkait proposal penjualan saham Piala Dunia kepada pihak swasta sekaligus rencana pendirian anak usaha FIFA.

Baca Juga: AI Mulai Ciptakan Virus Baru, Senator AS Minta Pengembangan Distop

Sejumlah negara anggota FIFA dikabarkan mendorong perubahan di pucuk organisasi. Mereka juga menuntut agar pemilihan presiden FIFA digelar tahun depan.

Di tengah situasi tersebut, Al-Khelaifi dinilai sebagai salah satu figur yang memiliki modal kuat untuk mengambil alih kepemimpinan FIFA. Pengalamannya memimpin PSG, jejaringnya di sepak bola internasional, serta keberhasilan membangun klub menjadi kekuatan besar Eropa menjadi alasan namanya ikut diperhitungkan.

Namun, Al-Khelaifi belum menunjukkan ketertarikan untuk meninggalkan kursinya di PSG. Ia justru menegaskan masih menikmati perannya sebagai presiden klub yang berbasis di Paris tersebut.

“Aku masih sangat-sangat senang menjabat sebagai presiden Paris Saint-Germain dan aku senang untuk melanjutkannya,” ujar Al-Khelaifi seperti dikutip RMC Sport.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa untuk saat ini Al-Khelaifi belum ingin terburu-buru masuk dalam bursa pergantian kepemimpinan FIFA. Kendati demikian, dukungan yang mulai mengalir membuat namanya sulit diabaikan.

Baca Juga: BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444 Persen

Jika tekanan terhadap Infantino terus meningkat dan agenda pemilihan presiden FIFA benar-benar dimajukan, Al-Khelaifi berpotensi menjadi salah satu nama paling menarik dalam persaingan tersebut.

Pertarungan menuju kursi Presiden FIFA pun berpotensi menghadirkan babak baru. Di satu sisi, Infantino masih harus menghadapi tekanan politik dari sejumlah anggota FIFA. Di sisi lain, Al-Khelaifi mulai mendapatkan sorotan sebagai figur yang dianggap mampu membawa wajah baru bagi organisasi sepak bola dunia.

Untuk saat ini, Al-Khelaifi memilih bertahan di Paris. Namun, perkembangan politik di tubuh FIFA bisa saja mengubah peta dalam waktu singkat.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
gianni infantino nasser alkalaifi suksesor fifa presiden