MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Korpri Dambaan FC Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) membuat kejutan besar pada debutnya di Turnamen Mini Soccer KMSI Piala Gubernur Sumut 2026. Tim yang baru pertama kali ambil bagian itu langsung keluar sebagai juara setelah menundukkan SDABMBK Deli Serdang dengan skor 2-0 di Stadion Mini Pancing, Medan, Minggu (16/8/2026).
Kemenangan tersebut disaksikan langsung Bupati Sergai H Darma Wijaya. Usai laga, Darma bersama Wakil Bupati Sergai H Adlin Tambunan mengangkat trofi juara pertama sebagai simbol keberhasilan tim menaklukkan persaingan antarkontingen dalam turnamen tersebut.
Debut yang Langsung Menggebrak
Korpri Dambaan FC tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kapasitasnya. Sejak babak penyisihan, tim asuhan Darmawan tampil agresif dan konsisten.
Tim tersebut diperkuat Adlin Tambunan dan menunjukkan pertahanan yang sulit ditembus. Sepanjang perjalanan menuju final, Korpri Dambaan FC hanya kebobolan satu gol.
Baca Juga: Prediksi Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026: Gajah Perang di Ambang Final
Di fase grup, mereka mengawali turnamen dengan kemenangan telak 14-0 atas PMD Capil Provsu, kemudian menundukkan Inspektorat Provsu dengan skor 2-0.
Laju impresif itu berlanjut ke babak 16 besar. Dalam duel sesama tim asal Sergai, Korpri Dambaan FC berhasil mengatasi Pemkab Sergai dengan skor 2-0.
Tantangan berikutnya datang dari Pemko Binjai di perempat final. Korpri Dambaan FC kembali tampil solid dan mengamankan kemenangan 2-0.
Adlin Tambunan kembali turun memperkuat tim. Hasil tersebut mengantar Korpri Dambaan FC ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi.
Tebing Tinggi Jadi Korban di Semifinal
Di babak empat besar, Korpri Dambaan FC menghadapi Pemko Tebing Tinggi.
Alih-alih tertekan oleh status sebagai pendatang baru, tim Sergai justru tampil dominan. Mereka mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1 sekaligus memastikan tiket ke partai final.
Di laga puncak, SDABMBK Deli Serdang menjadi lawan terakhir yang harus ditaklukkan.
Baca Juga: Syarat Good Looking dan Batas Usia Lowongan Kerja Dihapus, Rekrutmen Diminta Lebih Adil
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Benturan keras bahkan membuat dua pemain Korpri Dambaan FC, Kifli dan Febri, harus meninggalkan lapangan karena mengalami cedera.
Babak pertama berlangsung ketat tanpa gol. Kedua tim sama-sama memiliki peluang, tetapi tidak ada yang mampu memecah kebuntuan.
Dua Gol di Babak Kedua Antar Sergai ke Puncak
Korpri Dambaan FC akhirnya menemukan celah setelah turun minum.
Mahendra membuka keunggulan dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Gol tersebut membuat permainan semakin terbuka karena SDABMBK Deli Serdang harus mengejar ketertinggalan.
Momentum kembali berpihak kepada tim Sergai. Memasuki menit ke-12 babak kedua, Farhan Nainggolan melepaskan tendangan keras yang kembali menggetarkan gawang SDABMBK Deli Serdang.
Skor berubah menjadi 2-0.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution: Kendalikan Inflasi dan Pemerataan Pembangunan Wujud Mengisi Kemerdekaan
Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan tersebut tidak berubah. Korpri Dambaan FC pun memastikan diri sebagai juara KMSI Piala Gubernur Sumut 2026.
Sorak pendukung langsung pecah mengiringi keberhasilan tim mengangkat trofi pada debut mereka.
Darma Wijaya: Tetap Rendah Hati
Bupati Sergai H Darma Wijaya mengapresiasi perjuangan seluruh pemain. Menurutnya, gelar juara tersebut lahir dari kekompakan, disiplin, serta semangat juang tim sepanjang turnamen.
“Selamat atas kemenangan yang diraih, tetap rendah hati. Masih banyak event lain yang harus kita persiapkan kembali,” ujar Darma Wijaya.
Pesan tersebut menjadi penutup perjalanan Korpri Dambaan FC di turnamen dua hari itu. Gelar juara bukan hanya menjadi tambahan prestasi bagi Kabupaten Serdang Bedagai, tetapi juga menjadi bukti bahwa tim yang baru debut mampu langsung berbicara di level kompetisi antarkantor pemerintahan se-Sumatera Utara.
Dengan permainan solid, produktivitas tinggi, dan pertahanan yang konsisten, Korpri Dambaan FC meninggalkan Stadion Mini Pancing dengan status sebagai juara baru—dan sekaligus mengirim sinyal bahwa mereka layak diperhitungkan pada turnamen-turnamen berikutnya.(fad/han)
Editor : Johan Panjaitan