LONDON, Sumutpos.jawapos.com-Arsenal membuka musim dengan cara yang nyaris sempurna. Hanya 23 detik setelah peluit awal berbunyi, Riccardo Calafiori sudah menggetarkan gawang Manchester City sekaligus mencatatkan namanya dalam sejarah Community Shield.
Gol cepat bek asal Italia itu menjadi pembuka keunggulan Arsenal sekaligus tercatat sebagai gol tercepat di ajang Community Shield sejak 1968. Momentum tersebut mempertegas agresivitas The Gunners sejak menit pertama ketika menghadapi salah satu rival terkuat mereka.
Calafiori kembali menjadi pencetak gol pertama Arsenal pada awal musim. Musim lalu, ia juga membuka keran gol Arsenal di laga awal musim. Bedanya, kali ini gol tersebut terasa jauh lebih istimewa karena turut mengantarkan The Gunners meraih trofi.
Baca Juga: Gempa NTT Tewaskan 68 Orang, 253 Sekolah Rusak, Pemerintah Siapkan Kelas Darurat
Bagi Calafiori, tidak ada cara yang lebih ideal untuk mengawali musim selain mencetak gol dan membawa tim meraih gelar.
“Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai musim,” kata Calafiori seperti dikutip Mirror.
Gol tersebut lahir melalui sebuah skema serangan yang menunjukkan koordinasi lini belakang Arsenal. Calafiori menerima umpan dari Myles dan langsung menuntaskannya menjadi gol.
Pemain berusia 24 tahun itu mengaku sempat terkejut ketika menerima bola. Pergerakannya sejak awal memang ditujukan untuk mencari ruang, tetapi umpan yang diterimanya membuat penyelesaian akhir menjadi lebih mudah.
“Saya kaget saat menerima bola. Saya melakukan pergerakan dengan niat mendapatkan bola, tapi umpan dari Myles sangat bagus dan mudah diterima, lalu saya hanya mencoba memasukkannya ke gawang,” tuturnya.
Yang menarik, gol tersebut lahir dari kerja sama tiga pemain bertahan. Situasi itu sekaligus menggambarkan keberanian Arsenal dalam membangun serangan sejak lini belakang.
Baca Juga: Kabut Asap Kepung Malaysia! 58 Wilayah Terdampak, Satu Daerah Masuk Kategori Tidak Sehat
Calafiori menyebut kombinasi tersebut sebagai gambaran nyata identitas permainan Arsenal. Baginya, setiap pemain memiliki peran yang harus dijalankan dengan disiplin, terlepas dari siapa yang berada di lapangan.
“Ini gila, tiga pemain bertahan bisa bekerja sama seperti itu. Ini memberi Anda gambaran tentang identitas dan niat kami. Tidak masalah siapa yang berada di lapangan. Yang jelas, Anda harus menjalankan peran,” ujarnya.
Gol dalam 23 detik itu bukan sekadar statistik pembuka. Calafiori menunjukkan bahwa ancaman Arsenal bisa datang dari mana saja, termasuk dari lini pertahanan.
Dan ketika sebuah musim baru dimulai dengan gol tercepat dalam hampir enam dekade sejarah Community Shield, pesan Arsenal pun terdengar jelas: The Gunners datang untuk langsung tancap gas.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan