BARCELONA, Sumutpos.jawapos.com-Kepulangan Rodri ke markas latihan Manchester City akhir pekan lalu ternyata menjadi salam perpisahan. Setelah tujuh musim memperkuat The Citizens dan mempersembahkan 13 trofi, gelandang asal Spanyol itu kini resmi membuka lembaran baru bersama FC Barcelona.
Rodri kembali ke Etihad Campus bukan untuk melanjutkan perjalanan bersama Manchester City, melainkan berpamitan kepada rekan-rekan setim yang telah menjadi bagian penting dalam kariernya.
Sehari kemudian, Senin (18/8), Rodri sudah berada di Ciutat Esportiva Joan Gamper, pusat latihan Barcelona. Pemain berusia 30 tahun tersebut menjalani rangkaian pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses kepindahannya ke klub Catalan.
Baca Juga: Hujan Deras dan Angin Kencang,, 11 Bangunan di Kota Medan Rusak Parah
Barcelona dan Manchester City disebut telah mencapai kesepakatan transfer senilai EUR 76,5 juta atau sekitar Rp1,58 triliun. Rodri akan memperkuat Barcelona hingga musim panas 2030.
Transfer tersebut menjadi salah satu kepindahan terbesar musim panas ini. Terlebih, Rodri datang dengan status sebagai kapten timnas Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2026 sekaligus peraih Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.
Buru Liga Champions, Pakai Nomor 16
Rodri datang ke Barcelona bukan sekadar untuk menambah kedalaman lini tengah. Ia membawa ambisi besar: mengembalikan trofi Liga Champions ke Camp Nou.
Barcelona terakhir kali mengangkat trofi kompetisi elite Eropa tersebut pada musim 2014/2015. Rodri ingin menjadi bagian dari upaya klub mengakhiri penantian panjang itu.
“Aku sangat senang berada di sini setelah situasi yang sangat intens beberapa hari terakhir,” ujar Rodri kepada wartawan yang menyambutnya di bandara, seperti dilansir Barca Universal.
“Bermain untuk FC Barcelona adalah mimpi. Kami akan berjuang untuk memenangkan Liga Champions dan semua gelar yang bisa kami raih,” lanjutnya.
Di Barcelona, Rodri akan mengenakan nomor punggung 16. Nomor tersebut memiliki ikatan khusus dalam perjalanan kariernya karena sebelumnya juga dikenakannya saat membela Manchester City dan Villarreal.
Bahkan ketika mengangkat trofi Piala Dunia 2026 bersama Spanyol, Rodri tetap mengenakan nomor 16.
Kehadirannya di Barcelona pun dipandang sebagai tambahan besar untuk lini tengah. Pengalaman, kemampuan mengatur tempo permainan, serta karakter kepemimpinannya membuat Rodri diproyeksikan menjadi salah satu figur penting dalam proyek Barcelona.
Setelah Rodri, Barcelona Kejar Julian Alvarez
Setelah berhasil mengamankan Rodri, perhatian Barcelona kini mengarah kepada target besar berikutnya: Julian Alvarez.
Striker timnas Argentina yang memperkuat Atletico Madrid tersebut disebut menjadi salah satu incaran utama Blaugrana pada bursa transfer musim panas ini.
Masalahnya, jalan menuju Alvarez jauh lebih terjal.
Atletico Madrid tidak berniat melepas penyerang berjuluk La Arana tersebut, meski Alvarez disebut menginginkan kepindahan ke Barcelona.
Situasi transfer itu bahkan berpotensi memengaruhi keterlibatan Alvarez pada pertandingan pembuka La Liga. Atletico dikabarkan mempertimbangkan untuk tidak memainkan sang striker ketika menghadapi Malaga karena khawatir persoalan transfer mengganggu konsentrasinya.
Gelandang Barcelona Fermin Lopez pun tidak menutup kekagumannya terhadap Alvarez, meski memilih berhati-hati ketika ditanya mengenai peluang transfer tersebut.
“Aku menyukainya. Dia pesepak bola yang hebat, tetapi pada akhirnya dia pemain Atletico. Aku tidak bisa membahasnya,” kata Fermin.
Atletico Tetap Kecipratan Uang
Menariknya, jika Atletico akhirnya bertahan dengan keputusannya untuk tidak menjual Alvarez, klub asal Madrid tersebut tetap berpotensi mendapatkan keuntungan finansial dari transfer Rodri.
Atletico bersama Villarreal disebut berhak memperoleh bagian berdasarkan mekanisme solidaritas FIFA sebagai klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier Rodri.
Baca Juga: Hari Keberuntungan Tiap Zodiak 17-23 Agustus 2026, Ada yang Bakal Dapat Peluang Tak Terduga
Dari nilai transfer EUR 76,5 juta, Atletico diperkirakan memperoleh sedikitnya EUR 1,6 juta atau sekitar Rp33 miliar, sementara Villarreal juga mendapatkan bagian sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, transfer Rodri ke Barcelona tidak hanya mengubah peta kekuatan lini tengah Blaugrana, tetapi juga memberikan efek finansial kepada klub-klub yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan karier sang gelandang.
Tiga Saga Transfer yang Masih Memanas
Kepindahan Rodri ke Barcelona juga membuka babak baru dalam bursa transfer musim panas. Setidaknya masih ada tiga saga besar yang berpotensi mencuri perhatian hingga penutupan bursa.
Enzo Fernandez menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan Manchester City. Gelandang Chelsea berusia 25 tahun itu disebut menjadi target The Citizens, tetapi harga menjadi kendala utama. Chelsea disebut memasang banderol hingga GBP120 juta atau sekitar Rp2,8 triliun.
City juga harus menghitung ulang pengeluaran setelah menghabiskan sekitar GBP116 juta untuk Elliot Anderson.
Nama berikutnya adalah Bradley Barcola. Winger Paris Saint-Germain berusia 23 tahun tersebut disebut masuk radar Liverpool.
Situasi Barcola menjadi menarik karena masa depannya di PSG mulai dipertanyakan. Ia disebut enggan memperpanjang kontrak dan persaingan di lini depan semakin ketat setelah kedatangan pemain baru.
Namun, harga menjadi tembok besar. PSG disebut meminta sekitar EUR170 juta atau Rp4,1 triliun untuk melepas pemainnya.
Baca Juga: Prediksi Atletico Madrid vs Malaga: Tanpa Julian Alvarez, Los Colchoneros Diunggulkan
Dan tentu saja, saga paling menarik masih mengarah kepada Julian Alvarez.
Barcelona menginginkan sang striker, Alvarez disebut tertarik pindah, tetapi Atletico Madrid berada dalam posisi kuat untuk menahannya. Bagi Los Colchoneros, kehilangan pemain pilar kepada rival domestik jelas bukan pilihan yang mudah diterima.
Bursa transfer pun memasuki fase menentukan. Rodri sudah memilih Barcelona dan meninggalkan Manchester City dengan warisan 13 trofi. Kini, sorotan bergeser kepada Alvarez: apakah La Arana akan mengikuti jejak Rodri menuju Barcelona, atau tetap bertahan di Madrid?
Jika transfer itu terjadi, Barcelona bukan hanya mendapatkan penyerang kelas dunia. Blaugrana juga berpotensi membangun salah satu lini tengah dan depan paling mengancam di Spanyol untuk musim 2026/2027.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan