Sumutpos.jawapos.com– Napoli berada dalam tekanan saat menjamu Bologna pada lanjutan Serie A di Stadio Diego Armando Maradona, Minggu (13/9/2026) pukul 23.00 WIB.
Partenopei diprediksi mampu mengamankan kemenangan tipis 2-1. Namun, laga ini bukan sekadar kesempatan untuk menambah tiga poin. Napoli juga membutuhkan kemenangan untuk menghentikan tren buruk yang mulai mengancam perjalanan mereka di awal musim.
Napoli baru mengoleksi satu kemenangan dari tiga pertandingan Serie A. Setelah membuka musim dengan kemenangan 2-0 atas Genoa, pasukan Max Allegri justru tumbang dalam dua laga berikutnya.
Como menang 2-1, sebelum Inter Milan mengalahkan Napoli secara dramatis di San Siro.
Baca Juga: Tak Kunjung Pulih, Keluarga Korban Keracunan MBG Minta Dirujuk ke Jakarta
Ironisnya, Napoli sempat berada dalam posisi ideal ketika menghadapi Inter. Matteo Politano dan Rasmus Hojlund membawa mereka unggul, tetapi keunggulan tersebut akhirnya sirna setelah Nerazzurri melakukan comeback. Lautaro Martinez kemudian menjadi penentu kemenangan pada masa tambahan waktu.
Rentetan buruk itu berlanjut di Liga Champions. Arsenal datang ke Naples dan membawa pulang kemenangan berkat gol Martin Odegaard.
Napoli kini menghadapi situasi yang tidak boleh dianggap remeh. Kekalahan dari Bologna akan membuat mereka menelan tiga kekalahan beruntun di Serie A untuk pertama kalinya sejak Januari 2020.
Bologna Juga Belum Meyakinkan
Bologna datang ke Naples dengan persoalan yang tidak kalah rumit.
Tim asuhan Domenico Tedesco belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan Serie A musim ini. Mereka baru mengumpulkan satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Sassuolo pada pekan lalu.
Sebelumnya, Bologna kalah 0-1 dari Lazio dan kembali tumbang ketika bertandang ke markas Atalanta.
Hasil imbang melawan Sassuolo sedikit mengangkat moral tim. Artem Dovbyk mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir, sementara Roberto Piccoli juga membuka rekening golnya bersama Bologna.
Namun, produktivitas masih menjadi masalah utama.
Baca Juga: Cristante Samai Rekor De Rossi, Kapten AS Roma Cetak Gol di Liga Champions
Bologna baru mencetak dua gol dalam tiga pertandingan Serie A. Catatan tersebut jelas tidak ideal ketika mereka harus menghadapi Napoli di kandangnya sendiri.
Situasi semakin sulit karena Bologna kehilangan Riccardo Orsolini. Pemain sayap Italia itu harus menepi hingga sebagian besar bulan ini, bersama Oussama El Azzouzi.
Rekor Tandang Bologna Bikin Napoli Waspada
Di atas kertas, Napoli lebih layak diunggulkan.
Selain bermain di hadapan pendukung sendiri, Partenopei memiliki catatan kandang yang cukup baik saat menghadapi Bologna. Napoli memenangkan sembilan dari 12 pertemuan kandang terakhir melawan Rossoblu.
Namun, statistik tersebut bukan jaminan kemenangan.
Bologna justru memiliki catatan mengejutkan dalam tiga kunjungan terakhir ke Naples. Mereka berhasil memenangkan dua di antaranya dan bahkan mengalahkan Napoli dua kali pada Serie A musim lalu.
Pertemuan terakhir di Naples juga berakhir dramatis. Bologna membawa pulang kemenangan 3-2 pada Mei lalu.
Baca Juga: no na Rilis “Lagu” 13 Menit, Siapkan Pop-Up Experience Jelang Album Perdana
Artinya, Napoli tetap harus berhati-hati. Apalagi, lini belakang mereka belum sepenuhnya solid dalam beberapa pertandingan terakhir.
Napoli Kehilangan Dua Pemain
Masalah Napoli bertambah setelah Alex Meret dan Alisson Santos mengalami cedera.
Meret mengalami cedera paha, sedangkan Alisson Santos mengalami masalah hamstring. Keduanya diperkirakan baru kembali setelah jeda internasional.
Vanja Milinkovic-Savic kemungkinan dipercaya mengawal gawang Napoli.
Sementara itu, Frank Anguissa berpeluang kembali setelah sebelumnya mengalami masalah pada adductor.
Namun, Scott McTominay, Giovane, Alessandro Buongiorno, dan Luca Marianucci masih masuk daftar pemain yang absen.
Kondisi tersebut membuat Allegri harus cermat meracik komposisi tim, terutama ketika Napoli membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri.
Hojlund Jadi Senjata Utama
Di tengah tekanan tersebut, Rasmus Hojlund menjadi salah satu tumpuan utama Napoli.
Penyerang asal Denmark itu sedang berada dalam momentum positif. Hojlund tercatat mencetak gol dalam empat dari lima penampilan terakhirnya di Serie A, termasuk rangkaian pertandingan sejak akhir musim lalu.
Ketajamannya menjadi modal penting bagi Napoli.
Baca Juga: Kamar Tidur Sempit Bisa Terlihat Mewah! Coba 6 Trik Sederhana Ini
Hojlund diperkirakan kembali menjadi ujung tombak dengan dukungan Matteo Politano dan David Neres. Kombinasi tersebut diharapkan mampu membuka pertahanan Bologna yang sejauh ini belum tampil konsisten.
Di kubu tim tamu, Roberto Piccoli dan Artem Dovbyk menjadi dua opsi utama di lini depan setelah keduanya sama-sama mencetak gol saat menghadapi Sassuolo.
Namun, Bologna tetap membutuhkan peningkatan produktivitas jika ingin mencuri poin di Naples.
Napoli Diprediksi Menang Tipis
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi sekaligus membangun kembali kepercayaan diri.
Bologna punya modal dari rekor pertemuan terbaru, tetapi Napoli memiliki keunggulan dari sisi kualitas skuad dan keuntungan bermain di kandang.
Hojlund juga menjadi faktor penting. Jika penyerang tersebut kembali menemukan ruang dan mampu mempertahankan ketajamannya, pertahanan Bologna akan menghadapi ujian berat.
Dengan mempertimbangkan performa terkini, kualitas lini depan, serta faktor kandang, Napoli tetap lebih layak diunggulkan.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan