Sumutpos.jawapos.com-Crystal Palace menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Lyon dalam lanjutan fase liga Europa League 2026/2027. Bermain di Groupama Stadium, Prancis, Kamis (15/10/2026) pukul 23.45 WIB, The Eagles berambisi mencuri poin sekaligus menguji kokohnya rekor kandang tuan rumah.
Dilansir dari Jawa Pos.com, pertandingan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pelatih Crystal Palace, Pierre Sage. Juru taktik asal Prancis tersebut pernah menangani Lyon pada November 2023 hingga Januari 2025. Kini, ia kembali ke markas mantan klubnya dengan misi membawa The Eagles meraih hasil positif.
Kedua tim sama-sama mengawali perjalanan di kompetisi Eropa musim ini dengan kemenangan. Lyon menaklukkan Anderlecht 2-1, sedangkan Crystal Palace tampil lebih meyakinkan setelah membungkam Lech Poznan dengan skor 4-0.
Baca Juga: Kapolres Sergai Sambangi Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan, Beri Dukungan bagi Lansia dan ODGJ
Hasil tersebut membuat duel di Prancis semakin menarik. Lyon ingin melanjutkan tren positif di kandang, sementara Crystal Palace datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan ketajaman di pertandingan pembuka.
Rekor Kandang Lyon Jadi Ujian Berat
Lyon memiliki modal kuat menjelang pertandingan ini. Les Gones tercatat tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan kandang pada fase grup maupun fase liga Europa League sejak Desember 2018. Dalam periode tersebut, mereka membukukan tujuh kemenangan dan lima hasil imbang.
Catatan itu menunjukkan bahwa Groupama Stadium bukan tempat yang mudah bagi lawan untuk membawa pulang poin. Dukungan suporter dan konsistensi permainan di kandang menjadi kekuatan penting bagi pasukan Paulo Fonseca.
Lyon juga berpeluang mencatat enam kemenangan beruntun pada fase grup atau fase liga Europa League untuk pertama kalinya. Namun, ambisi tersebut tidak akan mudah diwujudkan karena Crystal Palace memiliki modal performa yang cukup menjanjikan.
Di kompetisi domestik, performa Lyon masih naik turun. Setelah menang telak 4-0 atas Rennes, mereka justru kalah 1-2 dari Lens. Hasil tersebut mengakhiri catatan lima pertandingan tanpa kekalahan pada awal musim Ligue 1.
Baca Juga: AC Milan dalam Tekanan, Salzburg Siap Lanjutkan Tren Gila di Liga Europa
Meski begitu, Lyon masih bertahan di posisi keempat klasemen sementara dan hanya terpaut tiga poin dari Monaco. Situasi ini memperlihatkan bahwa kualitas mereka tetap kompetitif, meskipun konsistensi permainan masih perlu diperbaiki.
Rekor menghadapi klub Inggris juga menjadi catatan yang patut diperhatikan. Dari 27 pertandingan melawan wakil Inggris, Lyon mencatat delapan kemenangan, sepuluh hasil imbang, dan sembilan kekalahan.
Bahkan, Les Gones hanya sekali menang dalam delapan pertemuan melawan klub-klub London. Catatan tersebut menjadi pengingat bahwa menghadapi wakil Inggris selalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi Lyon.
Pierre Sage Punya Modal untuk Merepotkan Mantan Klub
Crystal Palace datang ke Prancis dengan kepercayaan diri yang meningkat. Dalam enam pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, The Eagles mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Kebangkitan mereka terlihat ketika mengalahkan Nottingham Forest 3-1 pada lanjutan Premier League akhir pekan lalu. Sempat tertinggal, Crystal Palace mampu membalikkan keadaan melalui dua gol menjelang turun minum sebelum Yeremy Pino memastikan kemenangan.
Hasil tersebut memperlihatkan daya juang sekaligus kemampuan Palace mengubah jalannya pertandingan. Modal itu menjadi penting ketika mereka harus menghadapi Lyon yang dikenal solid saat bermain di kandang.
Di Europa League, Crystal Palace juga mengawali kompetisi dengan meyakinkan. Kemenangan 4-0 atas Lech Poznan menjadi bukti bahwa The Eagles memiliki potensi untuk bersaing di level Eropa setelah sebelumnya menjuarai Conference League.
Baca Juga: Gagal Edarkan Sabu di Binjai, Pria Asal Deliserdang Terancam Hukuman Berat
Catatan kontinental mereka juga cukup impresif. Dalam 12 pertandingan terakhir di kompetisi Eropa, Palace mengoleksi delapan kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya satu kekalahan.
Meski demikian, performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah. Crystal Palace hanya sekali menang dalam delapan pertandingan tandang terakhir di berbagai kompetisi, dengan dua hasil imbang dan lima kekalahan.
Di sinilah peran Pierre Sage akan diuji. Pengalamannya menangani Lyon berpotensi membantu Palace membaca pola permainan tuan rumah. Namun, pengetahuan tersebut tetap harus diterjemahkan menjadi strategi efektif di lapangan.
Badai Cedera Mengganggu Persiapan Kedua Tim
Kedua tim menghadapi persoalan kebugaran pemain menjelang pertandingan. Lyon kehilangan Lois Openda yang mengalami patah tulang fibula dan diperkirakan menepi selama beberapa pekan.
Moussa Niakhate juga absen akibat cedera hamstring, sementara Mohamed Ouedraogo masih menjalani pemulihan cedera lutut. Situasi ini membuat Paulo Fonseca perlu menyesuaikan komposisi pemain, terutama di lini depan.
Pavel Sulc berpeluang dimainkan sebagai false nine untuk menjaga fleksibilitas serangan. Keito Nakamura, Ernest Nuamah, dan Corentin Tolisso juga berpotensi menjadi bagian penting dari skema ofensif Lyon.
Di lini tengah, Mads Bidstrup bersaing dengan Tanner Tessmann untuk mendampingi Tyler Morton. Sementara itu, Clinton Mata berpeluang memperkuat pertahanan demi meredam kecepatan para pemain Palace.
Baca Juga: Kampus UDA Pindah ke Komplek Metrolink dan Jalan Gajah Mada Medan, Apakah Bakal Dieksekusi?
Crystal Palace juga tidak datang dengan kekuatan penuh. Dean Henderson, Jean-Philippe Mateta, Takehiro Tomiyasu, dan Chadi Riad dilaporkan absen karena cedera.
Namun, Axel Disasi sudah kembali tersedia setelah menyelesaikan hukuman larangan bermain di kompetisi domestik. Kehadirannya dapat memberikan tambahan opsi bagi Pierre Sage dalam menyusun pertahanan.
Disasi berpeluang bergabung dengan Honest Ahanor dan Chris Richards untuk mengawal lini belakang. Di sektor serangan, Daichi Kamada, Yeremy Pino, dan Jorgen Strand Larsen diprediksi menjadi tumpuan The Eagles.
Prediksi Skor Lyon vs Crystal Palace
Lyon memiliki keuntungan bermain di kandang dan catatan panjang tanpa kekalahan di Groupama Stadium pada kompetisi Europa League. Namun, Crystal Palace datang dengan momentum positif dan memiliki pelatih yang memahami karakter permainan tuan rumah.
Pertarungan lini tengah berpotensi menjadi penentu. Lyon perlu menjaga keseimbangan ketika membangun serangan, sementara Palace bisa memanfaatkan kecepatan Yeremy Pino untuk mengeksploitasi ruang di pertahanan lawan.
Kondisi cedera di kedua kubu juga dapat memengaruhi efektivitas permainan. Jika Lyon gagal memaksimalkan peluang, Palace berpeluang memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri gol.
Melihat kekuatan dan performa terkini kedua tim, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Lyon memiliki modal kandang yang kuat, tetapi Crystal Palace cukup berbahaya untuk memaksakan hasil imbang.
Prediksi skor: Lyon 1-1 Crystal Palace.
Prediksi Susunan Pemain:
Lyon (4-2-3-1): Greif; Athekame, Mata, Kluivert, Vinicius; Bidstrup, Morton; Nuamah, Tolisso, Nakamura; Sulc.
Crystal Palace (3-4-2-1): Benitez; Ahanor, Disasi, Richards; Khalaili, Timber, Wharton, Mitchell; Kamada, Pino; Strand Larsen. (jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan