Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Safari Ramadan di Kualuh Hilir, Pemkab Labura Salurkan Tali Asih untuk 119 Penerima

Johan Panjaitan • Jumat, 27 Februari 2026 | 16:45 WIB

Pemkab Labura Serahkan Tali Asih kepada 119 penerima  di Kecamatan Kualuh Hilir. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Pemkab Labura Serahkan Tali Asih kepada 119 penerima di Kecamatan Kualuh Hilir. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

LABURA, Sumutpos.jawapos.com – Komitmen memperkuat kepedulian sosial di bulan suci kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara melalui penyerahan tali asih kepada bilal mayit, nazir masjid, dan guru mengaji di Kecamatan Kualuh Hilir, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang dirangkai dalam Safari Ramadan ke-7 ini dipusatkan di Masjid Dakwah, Dusun Sei Bauwe, Desa Teluk Piai. Hadir langsung Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus bersama Wakil Bupati Samsul Tanjung serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang mempererat ukhuwah, menyebarkan syiar Islam, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Safari Ramadan adalah momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan,” ujarnya.

Apresiasi untuk Penggerak Syiar

Sebanyak 119 penerima di Kecamatan Kualuh Hilir memperoleh tali asih berupa uang tunai Rp350.000 dan satu lembar kain sarung. Bantuan tersebut ditujukan kepada para bilal mayit, nazir masjid, dan guru mengaji—figur-figur yang selama ini menjadi penggerak syiar dan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Baznas Labuhanbatu Utara yang menyalurkan tambahan bantuan berupa satu karung beras dan satu kilogram minyak makan kepada para penerima.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan salat Maghrib berjamaah dalam suasana khidmat. Kehadiran kepala daerah beserta jajaran menjadi simbol bahwa perhatian terhadap pelaku pelayanan keagamaan tetap menjadi prioritas.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemkab Labura menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan solidaritas sosial. Di tengah dinamika ekonomi, sentuhan kepedulian seperti ini menjadi penguat harmoni dan kebersamaan masyarakat. (mag-10/han)

Editor : Johan Panjaitan
#tali asih #pemkab labura #guru mengaji #bilal mayit