Pemilik Gudang tak Ada, Polisi tak Berani Geledah
BINJAI- Sekitar 10 tahun beroprasi, akhirnya Polres Binjai menggerebek gudang tempat penimbunan suku cadang (spare part) kendaraan roda dua dan roda empat di kawasan perumahan elit Jalan RA Kartini, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (9/10) sekira pukul 15.30 WIB.
Saat penggerebekan berlangsung, ribuan kotak siap kemas berisi suku cadang tertimbun di dalam gudang seluas 5x8 meter persegi. Pekerja di gudang tersebut, tampak sibuk menyembunyikan spare part yang masih berserakan di lantai.
Keterangan diperoleh di lokasi penggerebekan, gudang suku cadang diduga tiruan ini sudah sejak lama beroprasi. Puluhan unit mobil boks hilir mudik setiap harinya mengakut barang rakitan untuk dipasarkan ke luar provinsi, seperti Pekan Baru dan Aceh.
Kebanyakan suku cadang yang diduga dipalsukan merupakan onderdil kendaraan roda dua. Berbagai jenis barang, seperti pelumas, gear, dan lainnya, dibuat sendiri dan diberi label atau nama seperti produk aslinya. Pekerja juga memberi kode khusus pada masing-masing produk.
Saat wartawan koran ini mengabadikan suasana gudang, petugas keamanan gudang bernama Fadli, melarang dengan alasan belum mendapat izin pimpinannya. Dia juga meminta gambar yang telah diabadikan tadi dihapus. “Bang, tolong hapus gambar yang diambil tadi. Nanti saya yang kena marah karena belum ada izin dari pimpinan,” pinta Fadli.
Dengan wajah pucat, Fadli pun langsung menutup pintu gudang dan tidak memperkenankan wartawan mengambil lagi foto suasana gudang. Demikian juga dengan petugas kepolisian yang melakukan penggerebekan, tidak bisa berbuat banyak karena pemilik gudang tidak berada ditempat. “Bapak tidak ada disini (gudang),” sebut Fadli.
Setelah hampir satu jam menunggu, pemilik gudang yang disebut-sebut berinisial P, belum juga datang. Beberapa kali terlihat petugas keamanan gudang menerima telepon dari seseorang. Tim dari kepolisian yang dipimpin Ipda H Tobing lantas meninggalkan gudang dan berjanji menindaklanjuti masalah ini.
Sebelum penggerebekan, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Revi ketika dihubungi mengaku, akan menurunkan anggotanya untuk mengusut dugaan pembuatan suku cadang kendaraan palsu tersebut. “Oke Pak, terima kasih informasinya. Kita turunkan anggota yang dipimpin Kanit Tipiter ke lokasi,” tegasnya. (ndi) Editor : Redaksi