Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Garuda Respon Rute Jakarta-Gunungsitoli

Admin-1 Sumut Pos • Sabtu, 30 Juni 2018 | 10:16 WIB
Photo
Photo
Photo
Photo
Foto: Adi Laoli/Sumut Pos
Pesawat Garuda Indonesia jenis ATR saat menurunkan penumpang di Bandara Binaka Gunungsitoli-Nias, dari Kualanamu-Medan.

NIAS, SUMUTPOS.CO –Harapan masyarakat kepulauan Nias akan hadirnya rute penerbangan Jakarta-Gunungsitoli, dalam waktu dekat segera terwujud pasca pertemuan Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM dengan Direksi PT Garuda Indonesia, di Cengkareng Jakarta, baru-baru ini.


Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli MM kepada Sumut Pos menyebutkan, pada pertemuan dengan staf ahli Direksi PT Garuda Indonesia Sondang dan beberapa staf teknis PT Garuda Indonesia, menyampaikan bahwa PT Garuda Indonesia mendukung sepenuhnya keinginan masyarakat kepulauan Nias akan hadirnya penerbangan rute Jakarta-Gunungsitoli.


“Hasil pertemuan ini, tim teknis dari PT Garuda Indonesia akan melihat kesiapan Bandara Binaka Gunungsitoli-Nias dalam beberapa minggu kedepan. Jika kesiapan kita sudah layak, bulan Agustus mendatang sudah dimulai. Ini juga sebagai tindak lanjut kunjungan Dirjend Kementerian Perhubungan Udara RI beberapa waktu lalu”,ujar Sokhiatulo.


Menurut Bupati Nias, Bandara Binaka sudah siap didarati pesawat bermesin jet, namun beberapa fasilitas harus dilengkapi diantaranya ketersediaan bahan bakar pesawat (avtur) dan pemadam kebakaran yang memenuhi standar.


“Tiga tahun belakangan ini Run Way Bandara Binaka sudah kita bangun, sehingga sudah layak didarati pesawat jenis jet. Memang fasilitas lainnya seperti Avtur belum tersedia di Nias dan pemadam kebakaran diharuskan memenuhi standar maksimal”,tandasnya.


Menurut Bupati, rute penerbangan Jakarta-Nias sangat dibutuhkan agar Kepulauan Nias segera keluar dari keterisoliran, urusan kedinasan dan pembangunan lebih lancar, serta wisata kedepan akan lebih baik.


Selain itu, Sokhiatulo menilai, dari sisi waktu sangat menguntungkan serta ongkos lebih murah dibandingkan selama ini yang harus transit di Medan atau Padang.


“Kepulauan Nias ini kan sudah cukup terkenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Indonesia, hanya saja akses ke Pulau Nias selama ini kurang, maka dengan adanya rute baru penerbangan nantinya Kepulauan Nias akan lebih mudah dijangkau wisatawan, dan ini sejalan dengan upaya Pemerintah daerah di Kepulauan Nias dalam mengembangkan kepariwisataan”terangnya.

Terpisah, Branch Manager PT Garuda Indonesia Gunungsitoli-Nias, Beni Putra, kepada Sumut Pos melalui telepon mengatakan, ada beberapa poin kelengkapan Bandara Binaka Gunungsitoli yang harus dipenuhi untuk mendaratkan pesawat berukuran besar jenis jet.


“Kita masih menunggu hasil verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan untuk mengetahui kelayakan Run Way Bandara Binaka, apakah bisa didarati pesawat jenis jet, karena selama ini jenis pesawat yang sudah mendarat adalah pesawat jenis Avions de Transport Regional (ATR), termasuk bahan bakar pesawat belum ada di Nias”, ujar Beni.


Beni menambahkan, dengan run way Bandara Binaka Gunungsitoli saat ini yang panjangnya 2.250 meter dan lebar 30 meter, seharusnya sudah bisa didarati pesawat jenis Jet. Namun dari sisi kekuatan landasan pacu masih diteliti oleh Kementerian Perhubungan RI.


Dijelaskan Beni, selain usulan penerbangan langsung, selama ini penumpang dari Jakarta yang hendak ke Kepulauan Nias menggunakan jasa penerbangan harus transit melalui bandara Kualanamu Medan, dan juga bisa melalui Bandara Internasional Minangkabau Padang.


“Sebenarnya penumpang yang hendak Gunungsitoli sudah terlayani melalui bandara Kualanamu maupun melalui Bandara Minangkabau Padang, namun karena adanya permintaan masyarakat kepulauan Nias melalui usulan bapak Bupati Nias, pihak Garuda merespon sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di kepulauan Nias ini”,pungkasnya. (mag-5/han)

 

 

 

  Editor : Admin-1 Sumut Pos
#garuda #Jakarta-Gunungsitoli #rute penerbangan Jakarta-Gunungsitoli