Amir menyatakan, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk peserta didik menimba ilmu. Selain itu, sekolah tidak hanya mempelajari materi pelajaran.
Namun juga, mempelajari cara bersosialisasi, pengembangan bakat dan minat serta mengembangkan karakter-karakter baik. Amir menambahkan, isu bullying atau perundungan masih menjadi hal penting untuk terus dibahas.
Karenanya, sekolah diharapkan dapat menjadi promotor kampanye anti bullying bagi siswanya.
"Saya berharap suasana yang nyaman dan aman dibentuk untuk menjamin tidak ada tindakan bullying atau perundungan terhadap siswa", ujarnya.
Kepada kepala sekolah, Amir meminta untuk terus memantau para anak didiknya. "Dan mencegah tindakan yang berpotensi pada perundungan di sekolah masing-masing," pungkasnya. (ted/ram) Editor : Redaksi