Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemko Tebingtinggi Diminta Susun Program Perencanaan Pertanian

Admin SP • Selasa, 7 Mei 2024 | 16:32 WIB
IKUTI: Pemko Tebingtinggi melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam mengikuti rakor bersama Kemendagri yang dipimpin Nasrullah.
IKUTI: Pemko Tebingtinggi melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam mengikuti rakor bersama Kemendagri yang dipimpin Nasrullah.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi melalui Bagian Perekonomian dan SDA (Sumber Daya Alam) Setdako bersama stakeholder terkait mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi di daerah secara virtual bersama pihak Kemendagri dalam pengadilan inflasi di ruang kerja Wali Kota Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (7/5).

Rakor diikuti secara virtual oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Ir Nasrullah yang juga menjabat sebagai Kabag Perekonomian dan SDA bersama Serma Zainal Arifin mewakili Danramil 13 Tebingtinggi, Frinanto Tampubolon mewakili Kepala BPS dan perwakilan stakeholder terkait.

Usai rakor tersebut, Nasrullah menjelaskan bahwa pihak Kemendagri bahwa pemerintah daerah terutama Kabupaten dan Kota untuk segera menyusun program penanaman pertanian meliputi pertanian di tingkat Kabupaten dan Kota.

"Untuk Kota Tebingtinggi kita upayakan perencanaan program penanaman pertanian seperti padi, palawija dan pertanian urban farming wilayah perkotaan untuk jenis sayuran, cabai dan bawang merah," ujar Nasrullah.

Menurut Nasrullah, karena komoditi pertanian seperti cabai, bawang merah, padi sebagai kebutuhan beras dan palawija lainnya sering mengalami kenaikan harga menjelang hari-hari besar keagamaan.

"Pemko Tebingtinggi yang tidak memiliki sumber daya alam luas akan menggalakan program pertanian untuk sistem urban farming, dimana dilahan yang sempit, warga bisa menanam bawang merah dan cabai yang nantinya menjadi kebutuhan sehari-hari," ungkap Nasrullah.

Ujar Nasrullah kembali, apabila semua terkendali dengan meningkatkan perencanaan yang baik, diharapkan Pemko Tebingtinggi dapat lebih efektif dalam mengatasi masalah inflasi dan memastikan ketersediaan komoditas pokok bagi masyarakat.

Sebelumnya, Plt Sekjen Kemendagri RI, Tomsi Tohir Balaw menjelaskan untuk mendorong Pemerintah Daerah agar menyusun perencanaan gerakan menanam dengan baik, upaya ini dibutuhkan untuk mengendalikan laju inflasi di daerah.

"Ada beberapa hal yang dari minggu ke minggu yang perlu kita perhatikan, kami sangat berharap bahwa upaya-upayanya bisa dari minggu ke minggunya semakin baik untuk melakukan perencanaan, terutama berkaitan dengan penanaman," kata Tomsi.

Sedangkan untuk gerakan menanam sejumlah komoditas harus direncanakan dengan baik agar dapat berjalan berkesinambungan. Karena beberapa daerah sudah melakukan penanaman, tapi belum memberikan hasil signifikan karena kurang terencana dengan baik.

"Hingga per 6 Mei 2024, baru ada 242 Kabupaten Kota yang melaksanakan gerakan tersebut," tutup Tomsi. (ian)

Editor : Redaksi
#Pemko Tebingtinggi