STABAT, SUMUTPOS.CO- Dua oknum panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) di Hinai, Langkat atas nama Hairullah Matondang dan Bambang Irawan akhirnya dilantik. Keduanya merupakan Panwascam Hinai untuk Pileg 2024 lalu sempat tertunda pelantikan.
Alasannya, mereka sempat viral karena menerima beras berlogo partai politik. Informasi diperoleh, Hairullah Matondang dan Bambang Irawan dilantik di Kantor Bawaslu Langkat, Sabtu (6/7/2024).
Pelantikan langsung dilakukan Ketua Bawaslu Langkat, Supriadi didampingi Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi dan Pendidikan Kilat, Rika Sari. Meski Hairullah dan Bambang viral karena menerima beras berlogo parpol, begitu pun mereka tetap dilantik.
Ketua Bawaslu Langkat, Supriadi juga memilih bungkam ketika dikonfirmasi, Senin (8/7/2024). Pesan singkat yang dilayangkan kepada Supriadi, hanya dibaca saja.
Begitu juga Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Pemilu, Ahmad Kurniawan ketika dikonfirmasi soal hasil pemeriksaan atau penelusuran dugaan pelanggaran pemilu keduanya, enggan memberi jawaban.
Sebuah video berdurasi 15 detik viral di media sosial belakangan ini. Video dimaksud menampilkan dua orang yang diduga oknum panitia pengawas pemilihan umum tingkat kecamatan menerima beras berlogo salah satu partai politik di Kecamatan Hinai.
Ironisnya, kedua oknum Panwascam Hinai berinisial BI dan HM ini 'selamat' dari evaluasi yang dilakukan Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan yang dilakukan Bawaslu Langkat. Berdasarkan hasil penilaian evaluasi kinerja dari Bawaslu Langkat dengan nomor 08/KP.01.00/POK.JA/SU-10/05/2024, kedua oknum tersebut 'selamat' sebagai Panwaslu Existing untuk Pilkada 2024.
Kedua anggota panwascam ini masing-masing berinisial BI sesuai dengan nomor pendaftaran 02/KP.01/SU-10.11/L dan HM dengan nomor pendaftaran 03/KP 01/SU-10.11/L. Informasi dirangkum, kedua oknum panwascam menerima beras berlogo salah satu parpol usai kegiatan reses saat masa kampanye yang dilakukan salah caleg pada medio Februari 2024.
Keduanya datang diduga dengan niat melakukan pengawasan. Usai kegiatan, caleg dimaksud membagikan beras kepada peserta yang mengikutinya.
Tak ketinggalan, dua oknum pengawas tersebut turut menerima beras berlogo parpol. Mereka pun dengan gerak cepat membawa beras tersebut tanpa malu dengan rompi seragam pengawas berwarna cokelat yang dipakai.
Existing atau evaluasi yang dilakukan Bawaslu Langkat terhadap jajaran panwas tingkat kecamatan sudah berakhir. Banyak yang 'selamat' dari evaluasi yang dilakukan Bawaslu Langkat.
Penyelenggaraan pemilu pada bagian pengawasan ini hanya melakukan seleksi ulang panwaslu tingkat kecamatan untuk Besitang, Brandan Barat, Sawit Seberang, Sei Bingai, Sirapit dan Wampu. Dalam pengumuman bernomor: 14/KP.01.001/POKJA/SU-10/05/2024, Bawaslu Langkat melalui Pokja Pembentukan Panwaslu Kecamatan mengumumkan 11 nama yang terpilih sebagai panwascam untuk mengisi sebagai komisioner pada 6 kecamatan yang dilakukan evaluasi tersebut. (ted)
Editor : Redaksi