BATUBARA, SUMUTPOS.CO - Masyarakat Kabupaten Batubara berduka atas wafatnya H. OK Arya Zulkarnain SH MM, seorang Tokoh Sentral Pejuang Pemekaran Kabupaten Batubara. Almarhum tutup usia 68 tahun, Sabtu(2/11/2024).
Almarhum H. Oka merupakan mantan Bupati Batubara pertama yang maju lewat jalur Independen dan menang berturut turut serta penerima Record Muri. Beliau meninggal dunia karena sakit yang dideritanya dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bina Thamrin Medan.
Menurut keterangan resmi Keluarga, Almarhum dari Medan dibawa ke rumah duka dikediaman Putrinya Rizzky Arreyta, yang merupakan anggota DPRD Batubara di Kelurahan Limapuluh Kota, Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batubara
Selanjutnya jenazah Almarhum H. Oka akan di Salatkan sore dan di lakukan acara pelepasan serta dikebumikan di Komplek Pemakaman Masjid Syahroni di Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.
Pj. Bupati Batubara Heri Wahyudi, dengan raut wajah duka, ikut mengangkat jenazah menuju mobil ambulance yang akan membawanya ke Batubara.
“Beliau orang baik dan yang saya hormati. Saya betul-betul kehilangan sosok petarung seperti beliau. Di tangan beliau Batubara bisa berdiri seperti sekarang ini. Saat ini Batubara kehilangan sosok pejuang seperti Pak OK Arya Zulkarnain,” kata Pj Bupati Batu Bara.
Pantauan media di lapangan, seratusan tokoh masyarakat tampak mengiring iring-iringan mobil jenazah menuju Batu Bara. Suasana duka begitu tergambarkan, tatkala sirene mobil ambulance berjalan menuju kabupaten Batubara.
Pj Bupati mengungkapkan, banyak yang harus dicontoh dari kepemimpinan Almarhum H. OK Arya, diantaranya integritas, kegigihan dan cinta Batubara.
"Beliau itu guru birokrasi politik pemerintahan. Belum tentu 100 tahun ke depan ada sosok seperti beliau di Batubara. Beliau juga sosok pecinta seni dan peduli akan sejarah melayu yang menjunjung tinggi keberagaman," ungkapnya. (Mag-3)