Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Korban Kebakaran Rumah di Parbuluan 3 Terima Bantuan Warga

Redaksi Sumutpos.co • Jumat, 6 Desember 2024 | 22:40 WIB
SERAHKAN: Krisman Nainggolan bersama Amper Nainggolan dan lainya saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran, Masrida Nainggolan, Jumat (6/12/2024).istimewa.
SERAHKAN: Krisman Nainggolan bersama Amper Nainggolan dan lainya saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran, Masrida Nainggolan, Jumat (6/12/2024).istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO - Warga Dairi, menaruh simpati memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran, Masrida boru Nainggolan warga Barisan Nainggolan, Desa Parbuluan 3, Kabupaten Dairi.

Dimana, belum lama ini, rumah janda 3 orang anak tersebut hangus terbakar. Bantuan warga telah diterima, Masrida boru Nainggolan, Jumat (6/12).

Bantuan diserahkan Krisman Nainggolan Ketua Perkumpulan marga Nainggolan di Sidikalang, didampingi Amper Nainggolan dan lainya yang berempati.

Donasi dimaksud dikumpulkan dari beberapa kalangan PNS, wiraswasta, petani dan purna bhakti ASN.

“Apa yang kami berikan ini, sesungguhnya jauh dari kebutuhan. Tuhanlah yang menggenapi”, kata Krisman.

Donasi tersebut berupa uang tunai, pakaian layak dan bahan pangan. “Semoga Tuhan menganugerahkan berkat dan mukjijat berlipat ganda di hari esok, melebihi harta yang sudah hangus,”sebut Krisman.

Pensiunan PNS ini menyebut, merasa iba begitu menerima info lewat media sosial. Ada boru Nainggolan mengalami musibah rumah terbakar.

"Wartawan menginfokan ke saya. Lalu, saya hubungi teman. Syukur, banyak membuka hati," katanya.

Sementara itu, Masrida menyebut saat kejadian, dia baru saja menutup lapak jualan di Pasar Simallopuk.

“Tiba-tiba kudengar rumahku terbakar. Saya minta tolong kepada pengendara sepeda motor agar dibawa ke rumah. Saat tiba, saya lihat kediaman ludes jadi arang. Tak ada yang selamat kecuali pakaian di badan”, ujar dia meneteskan air mata.

Petang itu, putrinya sedang memasak mempergunakan magic com. Sebentar, pergi ke luar untuk mengisi paket internet. Ketika pulang, putrinya yang masih duduk di bangku SMP melihat asap telah mengepul.

Anakku teriak minta tolong tetapi api sudah menyambar tak terkendalikan, kata perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

Sang suami, Bagak Sagala, telah lama menghadap Sang Pencipta sehingga dirinya mesti bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga.

“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih. Ternyata kami, tidak dibiarkan sendirian”, ujar Masrida.

Disebutkan, dia dikaruniai 3 orang anak perempuan. 2 bersekolah di SMP dan SMA dan 1 orang telah merantau di Pekan Baru. Pasca peristiwa itu, mereka masih menumpang di rumah abangnya, berjarak 10 meter dari lokasi kejadian.(rud/han)

Editor : Redaksi
#korban kebakaran