Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ratusan Rumah Terendam Banjir Kiriman

Redaksi Sumutpos.co • Selasa, 11 Februari 2025 | 18:25 WIB
CEK: Personel kepolisian Polsek Rambutan  melaksanakan pengecekan di perumahan di Kelurahan Sri Padang akibat korban banjir kiriman. SOPIAN/SUMUT POS
CEK: Personel kepolisian Polsek Rambutan melaksanakan pengecekan di perumahan di Kelurahan Sri Padang akibat korban banjir kiriman. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO - Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Padang tepatnya daerah Kabupaten Simalungun membuat Sungai Padang tidak bisa menampung debit air hingga menggenangi ratusan rumah warga di dua Kecamatan, Selasa (11/2) pagi.

Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, tiga empat Kelurahan seperti Kelurahan Bandar Utama 60 Kepala Keluarga (KK), Kelurahan Bandar Sakti 40 KK, Kelurahan Badak Berjuang 45 KK dan Kelurahan Sri Padang Kota Tebingtinggi 60 KK.

Air mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 05.00 WIB. Banjir kiriman tidak menyebabkan korban jiwa atau kerusakan rumah warga.

Salah seorang Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Ewan menyatakan sejauh ini banjir kiriman sudah terjadi 3 kali bulan Januari-Februari 2025.

"Kami warga sekitar meminta kepada Pemko Tebingtinggi untuk melakukan normalisasi Sungai Padang karena sudah terjadi pendangkalan. Apabila sudah di normalisasi, banjir kiriman pasti tidak meluas hingga ke pemukiman warga," pintanya.

Mengantisipasi agar tidak terjadi tindakan kriminalitas pencurian rumah saat banjir, Personil Polsek Rambutan melakukan pengecekan di titik banjir.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Mulyono mengatakan bahwa banjir terjadi akibat meningkatnya debit air Sungai Padang setelah curah hujan tinggi di bagian hulu. Meskipun terjadi genangan, situasi secara bertahap membaik seiring dengan mulai surutnya air, diperkirakan siang hari sudah kering.

"Air mulai berangsur surut dan masyarakat yang terdampak mulai kembali beraktifitas seperti biasa. Personel Polsek Rambutan bersama perangkat kelurahan juga menyampaikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan," jelasnya.

AKP Mulyono minta masyarakat segera melaporkan ke pihak Kepolisian maupun instansi terkait, jika air kembali meluap agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

"Kepolisian bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi dampak lebih lanjut," paparnya. (ian/han)

Editor : Redaksi
#rumah terendam banjir