DAIRI, SUMUTPOS.CO- Perusahaan Listrik Negara Unit Layanan Pelanggan (PLN-ULP) Sidikalang, Kabupaten Dairi, diduga abaikan keselamatan warga dan pengguna jalan.
Pasalnya, kabel listrik bertegagan tinggi dibiarkan bergelantungan atau hanya disangkutkan ke pohon. Kondisi itu terjadi di Desa Gundaling, Kecamatan Gunung Sitember.
Amatan wartawan, Rabu (30/4/2025) lalu, saat melintas dari daerah itu, kabel listrik dari Dusun Gundaling 1 ke Dusun Gundaling 2, disangkutkan atau diikat ke pohon kemiri dan pohon pinang.
Mantan anggota DPRD Dairi 2 periode dan juga mantan Kepala Desa Gundaling, Osman Sihombing kepada wartawan mengatakan, kabel listrik yang diikatkan ke pohon kemiri sudah berlangsung lama dan itu sangat menkuatirkan.
"Tidak tertutup kemungkinan, sewaktu-waktu pohon kemiri itu tumbang akibat diterjang angin maupun karena faktor usia, akibatnya akan mengancam nyawa warga saat melintas di sana," ujarnya.
Dijelaskannya, lintasan itu merupakan akses warga satu-satunya yang menghubungkan kedua Dusun. Osman menyebut, ada sekitar 1 kilometer kabel listrik yang minim tiang sehingga harus disangkutkan ke pohon.
Oleh karena itu, Osman mendesak PLN ULP Sidikalang menambah tiang serta membangun travo tegangan menengah (TM) di desa itu.
"Patut dipertanyakan kinerja Kepala PLN ULP Sidikalang, kemana anggaran pemeliharaan jaringan listrik dimaksud. Menyebabkan pemeliharaan jaringan listrik di semua Desa di Kabupaten Dairi sangat minim," tutupnya.
Terpisah, Kepala PLN ULP Sidikalang, Wira Siagian saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (2/5/2025) mengatakan,
daerah dimaksud sudah pernah dilakukan survey perbaikan dan pengusulan pembangunan jaringan sampai dengan Dusun Batu Marsaong.
"Kami akan segera melakukan survey lapangan kembali untuk melihat kondisi serta menindaklanjuti apa yg dibutuhkan perbaikan di lokasi," ujarnya.
"Saya sudah sampaikan kepada petugas di Tanah Pinem agar disegarakan survey lapangan. Semampu kami akan melakukan perbaikan," tambahnya.
Wira menjelaskan, pihaknya hanya bertugas untuk mengusulkan anggaran dan survey lapangan. Karena itu, dia akan melakukan semaksimal mungkin untuk pelayanan pada masyarakat.
"Kami akan berkordinasi dengan pimpinan di UP3 Bukit Barisan," tutup Wira Siagian. (rud/ram)
Editor : Juli Rambe