Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BPBD Binjai Imbau Pengusaha Sediakan APAR

Johan Panjaitan • Selasa, 8 Juli 2025 | 20:15 WIB
KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran menjinakkan si jago merah di pabrik produksi sarang telur.
KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran menjinakkan si jago merah di pabrik produksi sarang telur.

BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Binjai mengimbau pengusaha untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi usaha miliknya.

Itu disampaikan Kepala BPBD Binjai, Rudi Iskandar Baros dalam menyikapi sulitnya menjinakkan api di pabrik rak telur, PT Cendana Lestari, Jalan Randu, Kelurahan Jatiutomo, Binjai Utara, Selasa (8/7/2025).

Informasi dirangkum, pabrik produksi sarang telur itu dilanda kebakaran pada Senin (7/7/2025). Kobaran api melahap bangunan pabrik sejak siang hingga petang hari.

Api sulit dipadamkan lantaran melahap produksi sarang telur yang notabene adalah bahan mudah terbakar. Rudi juga menambahkan, proses pemadaman terkendala oleh sulitnya sumber air.

Karenanya, dia mengimbau dan menyarankan kepada pengusaha untuk menyediakan APAR.

"Sampai siang ini petugas Damkar Binjai masih berada di lokasi kebakaran karena yang terbakar adalah rak telur bagian atas , mungkin sore ini baru selesai dibongkar bagian bawahnya," ujar Baros, Selasa (8/7/2025).

Di pabrik itu juga tidak ditemukan APAR. Alhasil, si jago merah mudah membesar dan meluas.

Beruntung dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa. "Fungsi utama APAR adalah untuk memadamkan api pada tahap awal kebakaran, sebelum api menjadi lebih besar dan sulit dikendalikan. APAR dirancang agar mudah digunakan oleh satu orang dalam situasi darurat, membantu mencegah kerusakan properti dan menjaga keselamatan jiwa," bebernya.

"Pentingnya penyediaan APAR ini mengingat kehadiran Damkar Binjai ke lokasi membutuhkan durasi waktu. Kami membutuhkan waktu untuk ke lokasi, dan itu guna APAR," tandasnya. (ted/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#apar #kebakaran #pengusaha #bpbd #kota binjai